Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Mualaf Usai Menikah, Suami Istri Harus Menikah Ulang?

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 19 September 2019 19:02
Mualaf Usai Menikah, Suami Istri Harus Menikah Ulang?
Apakah ikrar masuk Islam membatalkan janji nikah yang sudah terjadi?

Dream - Pernikahan bukan perkara sepele. Bahkan setiap agama punya aturan masing-masing soal pernikahan.

Apalagi Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan umatnya. Islam pun memiliki ketentuan terkait pernikahan.

Dalam Islam, mempelai pria beragama Islam merupakan syarat wajib dalam pernikahan. Jika sebaliknya, maka pernikahan dianggap batal dari sudut pandang agama.

Tetapi, ada juga pasangan yang tergerak masuk Islam setelah mereka menikah. Jika keduanya sudah masuk Islam, apakah diharuskan mengulang akad nikah?

Dikutip dari Bincang Syariah, pasangan suami istri yang memutuskan masuk Islam hanya perlu mengucap kalimat syahadat. Keduanya tidak perlu mengulang janji nikah yang sudah terjadi.

 

1 dari 5 halaman

Kisah Naufal bin Muawiyah

Hal ini didasarkan pada kisah Naufal bin Muawiyah. Dia masuk Islam setelah memiliki lima orang istri.

Ketika Naufal akan memeluk Islam, Rasulullah Muhammad SAW bersabda demikian.

" Ceraikanlah yang satu, dan tahanlah yang empat."

Rasulullah memerintahkan Naufal untuk menceraikan satu istri dan mempertahankan empat lainnya. Rasulullah tidak memerintah Naufal mengulang kembali akad nikahnya.

Penjelasan mengenai hal ini dapat ditemukan pada Mughni Al Muhtaj Syarh Minhaj At Thalibin.

" Dari Naufal bin Muawiyah RA, ia berkata, " Aku masuk Islam dan di sisiku ada lima orang istri. Lalu aku bertanya kepada Rasulullah SAW kemudian beliau bersabda. 'Ceraikanlah yang satu dan tahanlah yang empat." Maka menjadikan hadis ini sebagai dalil untuk mewajibkan memperbarui akad nikah adalah terlalu jauh, karena menyalahi dzahir lafadz. Sesungguhnya lafadz imsak atau tahan merupakan kalimat yang sharih atau jelas yang menunjukkan tetappnya ikatan pernikahan (dan tidak batal)."

(ism, Sumber: Bincang Syariah)

2 dari 5 halaman

Kisah di Balik Ali Imron Ayat 103 yang Dikutip Vladimir Putin

Dream - Konflik bersenjata yang melanda Yaman menyedot perhatian masyarakat dunia. Banyak tokoh dunia merasa prihatin dengan konflik ini.

Tidak terkecuali Presiden Rusia, Vladimir Putin. Bahkan Putin mengajak semua pihak, terutama mereka yang berkonflik di Yaman, untuk menghentikan peperangan dan mewujudkan kembali perdamaian.

Imbauan tersebut disampaikan Putin dalam lawatannya ke Turki pada Selasa, 17 September 2o19. Bersama Presiden Turki, Recep Tayib Erdogan dan Presiden Iran, Hassan Rouhani, Putin mengutip Surat Ali Imron ayat 103 agar umat Islam yang bertikai di Yaman menghentikan perselisihan.

Surat Ali Imron ayat 103 mengandung makna sangat besar bagi umat Islam. Ayat ini merupakan perintah untuk berpegang teguh kepada ajaran Allah dan tidak bercerai berai.

Dikutip dari Islami.co, Al Zamakhsyari dalam kitabnya Tafsir Al Kasysyaf menjelaskan ayat ini merupakan peringatan Allah agar umat Islam tidak bercerai-berai. Ayat tersebut mengingatkan agar umat Islam tidak kembali seperti di masa jahiliyah yang saling bermusuhan antara satu dengan lainnya.

 

 

 

3 dari 5 halaman

Perseturuan Suku Aus dan Khazraj

Imam Al Baidhawi dalam kitab Tafsir Al Baidhawi menyebutkan, dulu terdapat dua suku bersaudara yaitu Aus dan Khazraj. Sayangnya, keturunan dari kedua suku ini saling bermusuhan bahkan hingga terjadi peperangan selama 120 tahun lamanya.

Perselisihan itu dihentikan Allah lewat Islam. Akhirnya, keturunan dari kedua suku tersebut berdamai dan hidup berdampingan.

Banyak riwayat yang membahas mengenai ayat ini. Salah satunya seperti disebutkan Imam Al Qurthubi dalam kitab Tafsir-nya yaitu dari Qatadah.

Maksud dari ayat ini, peristiwa yang terjadi pada masyarakat Arab waktu itu yang cenderung suka berperang dan membunuh. Juga mereka yang kuat suka menindas yang lemah.

Semenjak Rasulullah Muhammad SAW menyebarkan Islam, masyarakat Arab berubah. Mereka menjadi saudara dan saling mengasihi satu dengan lainnya.

Riwayat-riwayat ini menunjukkan Islam muncul sebagai jawaban atas keterpecahan semua orang. Mereka yang terpecah belah kembali bersatu dan hidup bersama serta meraih tujuan bersama dalam kedamaian.

Islam adalah agama yang melarang perpecahan, juga membendung segala tindakan yang mengarah kepadanya. Perbedaan bukan alasan untuk bertikai namun justru untuk saling mengenal satu dengan lainnya.

Sumber: Islami.co

4 dari 5 halaman

Doa Agar Hati Tergerak Mencintai Kaum Miskin

Dream - Islam mengajarkan umatnya untuk tidak egois. Hal itu tertuang dalam sejumlah amalan seperti zakat, sedekah, infak, hingga wakaf.

Semua amalan ini ditujukan untuk kaum miskin. Kaum yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Amalan-amalan ini sebagai pengingat adanya tanggung jawab bagi mereka yang mampu untuk merawat kaum miskin. Bahkan salah satu akhlak yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW adalah mencintai kaum miskin.

Dekat dengan kaum miskin berarti membantu mereka dari kesulitan. Lewat kelebihan dan kemudahan, kita bisa mengangkat derajat kaum miskin.

Allah bahkan memberikan jaminan kemudahan segala urusan kepada mereka yang begitu mencintai kaum miskin. Segala kesusahan, terutama di akhirat, akan dihilangkah oleh Allah.

Untuk dapat semakin cinta pada kaum miskin, dianjurkan membaca doa ini.

 

5 dari 5 halaman

Doa Mencintai Kaum Miskin

Doa mencintai kaum miskin

Allahumma inni as'aluka fi'lal khairati wa tarkal munkaroti wa hubbal masakini wa an taghfiro li wa tarhamani wa idza aradta fitnata qoumin fa tawaffani ghoiro maftun.

Artinya,

" Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran serta aku memohon pada-Mu supaya bisa mencintai orang miskin, ampunilah aku, rahmatilah aku, jika Engkau hendak menguji suatu kaum maka wafatkanlah aku dalam keadaan tidak tenggelam dalam ujian."

Beri Komentar