Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ketua ICMI, Jimly Asshiddiqie (Foto: Dream/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengajak masyarakat untuk kembali beraktivitas seperti sedia kala usai hiruk pikuk Pemilu 2019. Para pendukung calon presiden juga diimbau tak terlibat dari aksi saling memprovokasi pihak yang kalah maupun menang.
" Mari kita kepada seluruh rakyat Indonesia yang sudah menggunakan hak pilih, Alhamdulillah sudah melaksanakan hak konstitusional dan kembali kita ke urusan masing-masing," ujar Ketua ICMI, Prof Jimly Asshiddiqie di ICMI Center, Jakarta, Senin, 22 April 2019.
Menurut Jimly, masyarakat tak perlu menyita tenaga untuk mengumpulkan bukti kecurangan selama Pemilu pekan lalu. Sebab, tindakan itu merupakan tugas tim sukses.
Mantan Ketua Umum Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyarankan tiap kecurangan yang ditemukan dapat diselesaikan di MK.
" Jadi, jangan lagi membayangkan mekanisme di luar sistem resmi," ucap dia.
Jimmly mengimbau para elit politik, tokoh partai, dan tim sukses untuk menurunkan tensi politik bersama-sama. Ini diperlukan guna meredakan ketegangan di masyarakat karena tak semua orang siap menang maupun kalah dalam Pemilu 2019 lalu.
" Kalau menang nyorakin, kalau kalah tidak terima, itulah iblis politik begitu mempengaruhi kita. Kan budaya politik kita kalau menang jangan nyoraki, kalau kalah ikhlas, memberi selamat," kata dia.
Terhadap para pendukung Capres, Jimly mengajak kedua kubu yang berseteru untuk menunggu keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia khawatir jika perseteruan terus berlangsung, akan ada pihak yang memprovokasi sehingga membuat suasana menjadi panas.
(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya