Pengakuan Penusuk Syekh Ali Jaber

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 14 September 2020 12:07
Pengakuan Penusuk Syekh Ali Jaber
Polisi terus melakukan pendalaman atas kasus ini.

Dream - Polres Kota Bandar Lampung telah menetapkan Alpin Andrian, 24 tahun, sebagai tersangka kasus penusukan Syekh Ali Jaber. Dalam pemeriksaan, Alpin mengaku melakukan peenusukan secara spontan.

" Kalau dari hasil pemeriksaan dia, spontan," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Komisaris Rezky Maulana, dikutip dari Merdeka.com.

Rezky juga mengatakan, Alpin juga mengaku berhalunisasi didataingi Syekh Ali Jaber setahun lalu. Sejak saat itu, dia kerap mengikuti ceramah dai tersebut lewat YouTube.

" Begitu mendengar dari masjid ada yang mendengar Syekh Ali Jaber, nah tidak lama dari situ dia ke dapur untuk mengambil pisau menuju ke tempat itu, jadi secara spontan pada saat itu," kata Rezky.

1 dari 4 halaman

Meski begitu, keterangan Alpin belum bisa sepenuhnya dipercaya. Kepolisian terus melakukan pendalaman atas kasus tersebut.

Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan dalam pengajian pada Minggu pagi, 13 September 2020. Pendakwah tersebut diserang ketika berada di atas panggung.

Pelaku penusukan sempat menjadi bulan-bulanan massa. Polisi segera mengamankan pelaku dan menjalankan pemeriksaan secara maraton hingga menetapkan tersangka.

Pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan Berat.

Sumber: Merdeka.com/Ronald

2 dari 4 halaman

Penusuk Syekh Ali Jaber Resmi Jadi Tersangka, Ini Pasal yang Kenakan

Dream - Polres Bandar Lampung menetapkan Alpin Andria (24) sebagai tersangka kasus penikaman ulama terkenal, Syekh Ali Jaber, Aksi tersebut dilakukan pada Minggu, 13 September 2020 saat Syekh Ali tengah memberikan tausiyah di depan jemaahnya.

" AA (24) kita tetapkan sebagai tesangka," kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Rezky Maulana saat dihubungi Liputan6.com, Senin 14 September 2020.

Dia menerangkan, AA menjalani pemeriksaan secara maraton di Polresta Bandar Lampung. Dari hasil pemeriksaan, penyidik memiliki dua alat bukti permulaan untuk menetapkan AA sebagai tersangka.

" Dari malam kita lakukan pemeriksaan dan kita naikan statusnya menjadi tersangka," ujarnya.

Rezky mengatakan, sejauh ini pasal yang disangkakan ke AA adalah pasal penganiayaan berat.

" Sementara kita sangkakan pasal 351. Penganiayaan berat yang mengakibatkan luka," tandasnya.

3 dari 4 halaman

Alami Gangguan Kejiwaan

Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Purwadi Arianto mengatakan, menurut keterangan dari pihak keluarga, pelaku merupakan orang dengan gangguan kejiwaan.

" Orang tua pelaku menyebut anaknya gangguan jiwa. namun dari kepolisian tidak bisa menerima pengakuan ini begitu saja," katanya dikutip dari akun Instagram @warung_jurnalis, Senin 14 September 2020.

Polres Badar Lampung telah mengundang dokter dari rumah sakit jiwa untuk pemeriksaan awal. Rencananya, hari ini, polisi akan memeriksa lebih intens kondisi kejiwaan pria itu di Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa Lampung.

" Untuk motifnya kami masih dalami karena ada kesulitan menangkap jawaban pelaku. Tapi menurut keterangan dokter kejiwaan yang kami undang untuk pola pikirnya bagus, ada tanya, ada jawab, namun isi pikirannya ini yang sulit," kata dia.

4 dari 4 halaman

Detik-detik Syekh Ali Jaber Ditusuk Orang Tak Dikenal

Dream - Insiden mengerikan menimpa pendakwah Syekh Ali Jaber. Saat berceramah di Bandar Lampung, hari ini, Minggu 13 September 2020, ia ditusuk oleh orang tak dikenal. Video penusukan beredar di berbagai media sosial seperti Instagram dan Twitter.

Awalnya, Syekh Ali duduk di atas panggung dan sedang berbincang dengan santri perempuan di Mesjid Fallahudin. Tiba-tiba seorang pria memakai baju ungu berlari kencang ke arah panggung.

Insiden penusukan Syekh Ali Jaber© Twitter

Pria muda tersebut memegang pisau kemudian menusuk Syekh Ali yang sedang duduk memberikan tausiyah. Sontak, jemaah di sekitar menghampiri Syekh Ali berusaha menyelamatkannya.

Beruntung Syekh Ali bisa diselamatkan, namun luka di lengannya cukup parah. Ia sudah ditangani di rumah sakit.

Beri Komentar