Indonesia Dirikan Universitas Islam Bertaraf Dunia

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 13 Juli 2016 12:02
Indonesia Dirikan Universitas Islam Bertaraf Dunia
Pendirian universitas ini bertujuan untuk membangun pusat pengkajian Islam dunia di Indonesia.

Dream - Indonesia menyimpan potensi menjadi pusat peradaban Islam dunia. Karakter Muslim Indonesia yang damai, ramah, dan demokratis menjadi bekal untuk memecahkan pelbagai persoalan kemanusiaan di dunia.

Menyadari hal itu, pemerintah resmi mendirikan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia tertanggal 29 Juni 2016.

Pendirian universitas ini bertujuan untuk membangun pusat pengkajian Islam dunia di Indonesia. Pelbagai pengkajian tersebut didasarkan para karakter Islam yang mengajarkan perdamaian dan kemajuan dalam berpikir.

" UIII merupakan perguruan tinggi yang berstandar internasional dan menjadi model pendidikan tinggi Islam terkemuka dalam pengkajian keIslaman strategis yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Agama," demikian bunyi Pasal 1 ayat (2) Perpres tersebut.

Dikutip dari setkab.go.id, Rabu, 13 Juli 2016, UIII merupakan perguruan tinggi negeri badan hukum yang dibina oleh beberapa kementerian, yaitu Kementerian Agama dan Kementerian Perguruan Tinggi. Dua kementerian ini akan melakukan pembinaan secara teknis pendidikan.

Terkait dengan misi menjadi perguruan tinggi berstandar internasional, tujuan ini akan difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri.

Perpres tersebut juga menyebutkan UIII tidak hanya akan menyelenggarakan pendidikan jenjang Sarjana. Universitas ini juga memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan pendidikan jenjang Magister dan Doktoral di bidang ilmu sosial humaniora serta sains dan teknologi.

Sementara terkait anggaran, Perpres ini menginstruksikan sumber biaya penyelenggaraan kegiatan universitas berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

 

Beri Komentar