Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Proses pemeriksaan terhadap mereka atas kasus haji berpaspor Filipina sudah selesai.
Dream - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengatakan 177 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan di Filipina segera dipulangkan. Proses pemeriksaan terhadap mereka atas kasus haji berpaspor Filipina sudah selesai.
"Sebanyak 177 WNI sudah berkumpul di KBRI Manila tinggal pemulangannya dan proses pemeriksaan terhadap mereka sudah beres," ujar Wiranto, dikutip dari laman jurnalhajiumroh.com, Rabu, 31 Agustus 2016.
Wiranto mengatakan para WNI tersebut hanya diperiksa sebagai saksi. "Mereka justru menjadi korban penipuan perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan ibadah haji," kata dia.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi, membenarkan informasi Wiranto. Tetapi, dia belum dapat memastikan kapan 177 WNI tersebut dapat dipulangkan.
"Kami upayakan saudara kita itu bisa kembali ke Indonesia dalam waktu secepatnya," kata Retno.
Menurut Retno, saat ini pihak KBRI Manila tengah melakukan pendalaman materi terkait kasus penggunaan paspor palsu untuk berhaji. Dia mengatakan pemulangan akan dijalankan begitu pendalaman materi dinyatakan selesai.
"Semuanya bergantung kapan selesainya kita melakukan pendalaman materi," kata Retno.