Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Balap Sepatu Papan Di China (Foto: Chinanews.com)
Dream - Lomba bakiak jadi salah satu jenis perlombaan yang sering diadakan saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Tahukah kamu jika lomba serupa juga dilakukan di China bahkan jadi sebuah olahraga.
Di provinsi Gunaxi, China, warga Zhuang rutin mengikuti perlombaan balap sepatu papan yang diikuti tiga atlet yang mengenakan alas kaki berupa kayu panjang. Jika diperhatikan olahraga ini mirip pertandingan tradisional bakiak saat perayaan 17 Agustusan.
Mengutip laman Odditycentral.com, olahraga balap sepatu papan ini diyakini melatih koordinasi dan konsentrasi yang sempurna dari para atlet.
Bahkan dilaporkan balap sepatu papan sudah ada sejak zaman Dinasti Ming. Legenda mengatakan pahlawan wanita Xhuang menggunakan olahrag aini sebagai cara melatih tentara melawan serangan bajak laut Jepang.
Pahlawan Wa yang legendaris menggunakan potongan kayu panjang untuk mengajari orang-orang berbaris bersama dalam sinkronisasi sempurna, yang diyakini bisa meningkatkan kualitas tempur sekaligus semangat juang mereka. Olahraga tradisional itupun telah diturunkan dari generasi ke generasi sejak saat itu.
Olahraga unik ini melibatkan tiga rekan dalam satu tim yang berlari dengan sepatu yang sama. Para atlet berlari dengan alas dua papan kayu dan beberapa tali kulit untuk mengikat kaki.
Papan yang digunakan memiliki panjang satu meter, lebar 9cm, dan tebal 3cm. Para atlet diwajibkan menggunakannya sebagai sepatu serta memastikan keserasian gerak mereka. Jika salah satu dari tiga mendorong terlalu keras atau jatuh di belakang, mereka dapat menyebabkan seluruh trio saling menjatuhkan.
Pada tahun 2005, Komisi Urusan Sipil Nasional menyetujui proyek balap sepatu papan sebagai acara resmi di Permainan Olahraga Tradisional Minoritas Nasional tahunan. Ini dipraktikkan oleh pria dan wanita, terutama dari orang-orang Zhuang.
" Balap sepatu papan adalah olahraga tim yang sebenarnya, dan koordinasi adalah persyaratan paling penting," Liu Jianxin, pelatih kepala tim balap sepatu papan Henan, mengatakan kepada Henan Daily .
" Selain meningkatkan kebugaran fisik dan pelatihan kecepatan, ini lebih tentang meningkatkan kerja sama diam-diam anggota tim semaksimal mungkin."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya