Teror Masjid di Kanada, Jemaah: `Peluru Melintas di Kepala`

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 30 Januari 2017 17:29
Teror Masjid di Kanada, Jemaah: `Peluru Melintas di Kepala`
Penembakan terjadi saat para Muslim sedang menjalankan sholat jemaah. Enam orang dilaporkan tewas.

Dream - Kasus penembakan terjadi di Masjid Pusat Kebudayaan Islam Quebec. Kanada, pada Minggu malam waktu setempat atau Senin pagi tadi. Sebanyak enam orang tewas dan delapan lainnya luka-luka.

Sersan Christine Coulumbe dari Surete du Quebec (Polisi Provinsi Quebec) menyatakan para korban berusia antaran 35 hingga 70 tahun.

Sebanyak 39 orang lainnya berhasil diselamatkan dari Pusat Kebudayaan Islam Quebec tanpa luka, kata Coulumbe.

Baik Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Pemerintah Quebec sama-sama menyatakan insiden ini merupakan aksi terorisme.

Penembakan terjadi saat para Muslim sedang menjalankan sholat berjemaah pada pukul 20.00 waktu setempat, kata Polisi Kota Quebec Const Etienne Doyon.

Saat serangan terjadi, para pria sedang sholat di lantai bawah. Sementara para wanita dan anak-anak sholat di lantai atas.

Dua orang pelaku berhasil ditangkap. Satu pelaku sempat melarikan diri dan ditangkap di dekat I'ile d'Orleans setelah dikejar polisi.

Kepolisian Kota Quebec bersama RCMP dan Kepolisian Provinsi Quebec menyatakan pada pukul 22.40 waktu setempat situasi telah kembali normal dan terkendali.

" Bangunan aman dan penghuni telah dievakuasi. Investasi terus berlanjut," tulis Kepolisian Kota Quebec melalui akun Twitter.

Seorang saksi, yang tidak berkenan disebut namanya, menyatakan melihat dua orang mengenakan topeng masuk masjid.

" Tampaknya mereka memakai akses Quebec. Mereka mulai menembak dan berteriak. Peluru mengenai orang-orang yang sedang sholat. Orang-orang yang sholat telah kehilangan nyawa mereka. Sebuah peluru melintas tepat di atas kepala saya," kata saksi tersebut.

(Sah/Sumber: cbc.ca)

Beri Komentar