Peneror Mapolsek Kebayoran Lama Sempat Survei Lokasi

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Minggu, 9 Juli 2017 18:30
Peneror Mapolsek Kebayoran Lama Sempat Survei Lokasi
Survei dijalankan pelaku bersamaan dengan mengantar neneknya ke pasar.

Dream - Polisi telah menangkap pelaku teror pemasangan Bendera ISIS dan surat kaleng ke Mapolsek Kebayoran Lama. Pelaku diketahui berinisial GOH, 19 tahun, ditangkap di rumahnya, Selasa, 4 Juli 2017.

" Yang bersangkutan ditangkap sekitar pukul 21.00 WIB di sekitar Jalan H Nurisan, Kebayoran Lama, Jaksel," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, Minggu, 9 Juli 2017.

Rikwanto menjelaskan sebelum melakukan terornya, GOH terlebih dulu melakukan survei lokasi pada Minggu, 2 Juli 2017. Survei dilakukan GOH saat mengantarkan neneknya ke pasar

" Survei saat itu dilakukan berbarengan ketika dia mengantar neneknya ke pasar menggunakan sepeda motor milik tantenya," ucap dia.

Setelah melakukan survei, pelaku membuat bendera ISIS dan surat ancaman di rumahnya. Surat yang ia buat terinspirasi dari buku karangan Oman Abdurrahman yang dibelinya secara online.

" Untuk surat ia buat dua, yang satu lagi disimpan di rumahnya," ujar Rikwanto.

Rikwanto menjelaskan pelaku sudah terkontaminasi pemikiran radikal dari tahun 2015 ketika mengikuti grup telegram. Grup yang diikuti GOH antara lain Manjahik, Ghuroba, UKK, Khilafah Islamiyah.

Kemudian, di tahun ini GOH membaiat dirinya sendiri untuk bergabung pada ISIS dengan teks baiat yang diperolehnya dari grup Khilafah Islamiyah. Setelah melakukan baiat, pelaku menyiapkan fisik sendiri dengan olahraga seperti lari, sit up, push up, back up secara di rumahnya dan belajar memanah.

" Maksudnya yang dilakukan yang bersangkutan itu agar tubuh selalu siap jihad kapanpun yang dianjurkan pada grup-grup telegram yang diikutinya," beber Rikwanto.

Selain itu, kata Rikwanto, tujuan GOH melakukan aksi terornya yakni untuk memberi peringatan kepada seluruh aparat mengenai haramnya hukum demokrasi.

Sebelumnya dikabarkan, Mapolsek Kebayoran Lama mendapat teror pemasangan bendera ISIS pada Selasa, 4 Juli 2017 sekitar pukul 05.30 WIB.

Selain memasang bendera, pelaku juga menaruh surat peringatan yang dimasukkan ke dalam botol air mineral berukuran 1 liter.

 

Beri Komentar