Pengacara Kenya Tawarkan Hewan Ternak untuk Nikahi Putri Obama

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 27 Mei 2015 12:01
Pengacara Kenya Tawarkan Hewan Ternak untuk Nikahi Putri Obama
Felix Kiprono mengaku sudah menaruh hati kepada Malia sejak 2008. Padahal, tahun itu Malia masih berusia 10 tahun.

Dream - Pengacara asal Kenya, Felix Kiprono, begitu tertarik kepada putri Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Malia. Dia sampai berniat ingin menjadikan Malia sebagai istrinya.

Untuk mewujudkan niatnya, Kiprono bahkan membuat rencana menemui Obama dalam lawatan Presiden Amerika itu ke Kenya yang dijadwalkan pada Juli mendatang. Dia pun akan menawarkan sejumlah hewan ternak seperti 50 sapi, 70 domba, dan 30 kambing kepada Obama agar bisa menikahi Malia.

" Saya begitu tertarik dengan dia (Malia) sejak 2008. Sejak saat itu, saya tidak pernah berkencan dengan orang lain dan berjanji akan setia padanya. Saya telah menyampaikan niatan saya kepada keluarga saya dan mereka akan membantu saya meningkatkan hadiah pernikahan," ujar Kiprono, dikutip dari africanspotlight.com, Rabu, 27 Mei 2015.

Pengacara yang masih muda ini mengklaim cintanya kepada Malia adalah nyata dan tidak menggebu-gebu. Dia mengklaim Malia punya darah Kenya karena ayahnya, Obama, punya akar keluarga Kenya.

Dia pun menyatakan niatnya untuk menikahi Malia bukan karena kekayaan keluarga Obama. Melainkan karena cintanya yang murni.

" Orang mungkin mengatakan saya mengincar kekayaan keluarganya, tidak seperti itu. Cinta saya nyata. Saya telah merancang surat kepada Obama memintanya mengajak Malia dalam kunjungan nanti. Saya berharap pihak kedutaan akan menyerahkan surat tersebut kepadanya. Saya akan menyerahkannya kepada Duta Besar AS yang kami sudah pernah berinteraksi sebelumnya," ungkap Kiprono.

Kiprono mengatakan yang harus dilakukan Obama adalah menerima permintaan itu, yaitu sebuah pertunangan dengan cinta sepanjang hidup. Jika permintaannya diterima, Kiprono tidak akan merayakan pernikahan dengan sampanye, melainkan minuman tradisional, mursik.

" Saya akan mengejutkan dia (Malia) dengan mursik, susu asam khas Kalenjin," kata dia.

Tidak hanya itu, Kiprono pun berniat mengenakan sinendet, ranting tanaman yang dianggap suci, di kepala Malia. Hal itu sebagai penanda Malia adalah ratunya.

Bahkan Kiprono pun sudah menyiapkan rencana lokasi yang akan dipakainya untuk melamar Malia. Dia memilih Kapkatet, sebuah bukit yang terkenal sebagai tempat penobatan para pemimpin dan pahlawan di Bureti, Kenya.

" Tempat itu disebut Kapkatet, yang berarti kejayaan," ungkap dia.

 

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup