Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Petani kerap menjadi pihak yang dirugikan terkait tidak stabilnya harga beras nasional. Hal ini lantaran petani tidak mendapat perlindungan sehingga benar-benar merasakan dampak fluktuasi harga beras.
Terkait persoalan ini, Ketua Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia sekaligus Guru Besar Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santoso menuding pemerintah tidak serius memikirkan kesejahteraan petani. Menurut dia, pemerintah seharusnya memberikan perlindungan agar petani tidak terlalu merasakan dampak negatif dari fluktuasi harga beras.
"Seharusnya pemerintah melakukan langkah-langkah yang semestinya dilakukan untuk menyejahterakan para petani," ujar Andreas di Jakarta, seperti dikutip Dream, Rabu, 27 Mei 2015.
Andreas mengakui ada beberapa upaya yang dilakukan pemerintah terkait kesejahteraan petani. Namun, upaya tersebut tidak maksimal dijalankan. Salah satu contohnya, tidak adanya tindakan menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
"Langkah pertama yang penting adalah menjaga level harga di petani, sehingga saat petani panen harga gabah tidak turun," ungkap dia.
Menurut Andreas, ada empat hal yang seharusnya dilakukan pemerintah. Tetapi, empat hal tersebut tidak juga dijalankan.
"Pertama, seluruh dana subsidi termasuk dana raskin agar petani membeli input produksi," terangnya.
Langkah kedua, pemerintah harus menjaga level harga beras sehingga disparitas harga yang terjadi tidak memberi dampak terlalu besar pada petani. Langkah ketiga adalah membentuk bank pertanian yang memberikan kemudahan akses pada petani untuk mendapatkan pinjaman.
"Sedangkan langkah keempat, adalah membentuk asuransi pertanian. Ini menjadi penting karena jika petani gagal panen maka akan tanggung oleh pemerintah," terang Andreas.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
