Pengajian Kitab Kuning Online Makin Diminati

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 21 Maret 2019 07:00
Pengajian Kitab Kuning Online Makin Diminati
Pengajian digelar melalui laman online dan media sosial.

Dream - Riset Jakarta Islamic Centre (JIC) mengenai penyelanggaraan majelis taklim kitab kuning secara online menunjukkan tren positif. Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan JIC, Rakhmad Zailani Kiki, mengatakan, pengajian online itu populer di kalangan warga DKI Jakarta.

”Peminat terhadap majelis taklim kitab kuning online ini cukup banyak dan terus bertambah karena dia memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan majelis taklim konvensional," ujar Kiki, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 20 Maret 2019.

Kiki mengatakan, media yang digunakan penyelenggara majelis taklim kitab kuning online cukup beragam, yaitu menggunakan laman, blog dan media sosial, sepeti YouTube, Instagram, dan Facebook. Selain itu, peminat majelis taklim kitab kuning ini juga dimudahkan karena tak lagi memerlukan biaya dan tenaga untuk hadir di lokasi.

" Waktu belajar juga bisa disesuaikan oleh peserta didik dan pembelajaran bisa diikuti oleh ribuan bahkan jutaan peserta didik di manapun berada dalam satu waktu," kata dia.

Penulis buku Khazanah Ulama dan Habaib Betawi, Habib Ali Yahya, mengatakan, meski bersifat online, peserta yang mengikuti pengajian perlu menjaga adab laiknya taklim konvensional.

Ali mengimbau, agar penyelenggara majelis taklim kitab kuning online tetap mengadakan kegiatan tatap muka langsung, bisa diawal atau di akhir pengajian

Dari riset yang digelar, beberapa laman dan media sosial mampu menarik pengunjung belajar kitab kuning secara online. Berikut diantaranya,

1. YouTube Majelis taklim kitab kuning online dengan pengajar Dr KH Ahmad Lutfi Fathullah; 164 Channel yang diselenggarakan oleh LTN PB NU; dan Rumah Fiqih di bawah Pimpinan Ustaz Ahmad Sarwat, Lc.

2. Website: salingsapa.com/salingsapa.tv ; dan tv.nu.or.id yang dikelola oleh LTN PB NU

3. Blog: https://yayasanalmuafah.wordpress.com

4. Facebook: Majelis Dzikir Samsi Syumus Indonesia; dan Majlis Al-Muwasholah

5. Instagram: ZAWIYAH.ARRAUDHAH (Pondok Pesantren Tahfizd Quran AR-Raudhah wa Zawiyah ar-Raudhah Ihsan Foundation) Pimpinan: Ustadz Muhammad Danial Nafies; dan Ma'had Aly Zawiyah yang dipelopori oleh Almarhum Abuya KH Saifuddin Amsir.

Pada acara pemaparan hasil riset dan diskusi ini juga diperkenalkan majelis taklim kitab kuning online dengan alamat, www.zawiyahjakarta.or.id yang baru memulai pengajiannya di hari Rabu, 20 Maret 2019 dengan kurikulum ma`had aly.

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida