Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bangunan menjulang tinggi yang terletak di pusat kota Jakarta itu tentu menjadi ikon kota yang penuh dengan segala problematikanya. Monumen Nasional atau lebih dikenal dengan Monas, merupakan bangunan sejarah yang telah lama dijadikan tempat wisata warga ibukota Jakarta.
Bangunan yang mirip dengan tiang api itu memiliki ketinggian 132 meter. Dibangun pada Agustus 1959 oleh arsitek-arsitek berbakat Indonesia di antaranya Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1961.
Bagian yang paling menarik saat melihat monas tentu bentuk paling ujung alias tertinggi yakni lidah api. Tahukah Anda siapa yang menyumbang emas yang menjadi lapisan lidah api tersebut?
Emas yang melapisi monas nerupakan sumbangan saudagar kaya asal kota Serambi Mekah bernama Teuku Markam. Ia menyumbangkan 28 dari 38 kilogram emas yang ada di Monas. Sejak usia 9 tahun ia hidup sebatang kara. Pendidikan Markam tak begitu tinggi, Ia hanya sempat mencicipi bangku sekolah hingga kelas 4 sekolah dasar.

Perjuangan hidup Markam demi meraih kesuksesan tidaklah mudah. Berbagai rintangan Ia lewati, Teuku Markam juga mengikuti pendidikan wajib militer di Kutaraja. Usai menyelesaikan pendidikannya di militer, Markam menjadi seorang kapten. Tak sampai disitu, sosok Markam juga sangat berpengaruh dengan perkembangan perekonomian Indonesia.
Penasaran dengan kisah penyumbang emas Monas? Yuk simak kisah selengkapanya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: Usia Belum Setahun, Bayi Ini Berbobot 20 Kilogram Haru, Kiriman Surat untuk Ayah di 'Surga' Dibalas Modal Nekat Hasilkan Jutaan Rupiah Usai Digigit Anjing, Bocah Ini Jadi Milyader Ginjal untuk Anak Kami Kegigihan Gadis Lumpuh: Bisnis Online Pakai Hidung Perjuangan Yanti, Perempuan Lumpuh yang Menggugah Hati Ilmuwan Buktikan Manfaat Baca Alquran Bagi Kesehatan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya