Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Dua perampok di sebuah rumah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, AJ dan S mengaku pernah menjalani beberapa profesi. Salah satu dari pelaku bahkan pernah mengikuti tes menjadi seorang pengacara.
" Profesi dia (pelaku) pernah jadi security di ExxonMobil, juga pengawal korban. Pelaku juga pernah ikut tes tapi belum diangkat jadi pengacara," ujar advokat Apolos Jara Bonga di Jakarta, Selasa, 6 September 2016.
Apolos mengaku dia bersama 12 advokat lainnya akan mendampingi AJ dan S menjalani proses hukum. Apolos mengatakan dua orang kliennya telah diperiksa penyidik dan mendapat 15 pertanyaan.
" Kami ada 13 orang tim kuasa hukum AJ dan S, tadi kami dampingi pemeriksaan kurang lebih empat jam, pertanyaan ada 15," kata Apolos.
Dari kesimpulan sementara, Apolos mengatakan kedua kliennya itu tidak berniat merampok rumah pensiunan ExxonMobil, Asep Sulaiman. Tetapi, dia enggan membeberkan motif para pelaku.
Apolos menyebut pelaku sebenarnya hanya berniat berkunjung ke rumah korban. Sebelumnya pun, kata dia, pelaku pernah membuat janji bertemu dengan korban.
" Kalau sampai ada perampokan seperti isu di luar mengatakan jelas objeknya uang atau barang. Dia setelah bertemu orangnya ternyata lompat pagar baru ketemu. Sempat dua kali janji ketemu tapi tidak bisa," ucap dia.
Lebih lanjut, terkait kepemilikan senjata api oleh dua pelaku, Apolos mengaku hal itu ilegal. Dua kliennya memang tidak memiliki izin kepemilikan senjata api.
" Senjata apinya jujur saja tidak ada izin," ucap dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya