Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Seragam Resmi Polisi Wanita Berhijab Di Skotlandia. (foto: Buzzkenya.com)
Dream – Pihak Kepolisian Nasional Skotlandia akhirnya mengizinkan busana hijab atau jilbab sebagai seragam resmi yang bisa dipakai oleh satuan Polisi Wanita (Polwan) Skotlandia.
Keputusan ini dinilai mengejutkan karena negara-negara di Eropa, khususnya Perancis, sempat dilanda isu pemakaian burkini di pantai.
Namun pemerintah Skotlandia berpikir lebih jauh. Langkah yang diambil oleh pihak Kepolisian Skotlandia dianggap bisa membuka peluang perempuan dari komunitas muslim untuk menjadikan polisi sebagai karirnya.
Hal ini berbanding terbalik dengan beberapa negara Eropa yang melarang hijab atau penutup wajah. Negara-negara seperti Swiss, Perancis, Belgia, Belanda, Italia, Spanyol, dan Turki, semuanya memiliki undang-undang yang melarang hijab dipakai di depan umum.
Undang-undang larangan memakai hijab itu dibuat menyusul maraknya aksi pemboman bunuh diri yang dilakukan teroris yang mengatasnamakan Islam. Selain itu, penutup wajah juga dianggap mengganggu proses identifikasi seseorang yang dicurigai mengancam keamanan.
© Dream
Disetujuinya hijab sebagai bagian dari seragam resmi kesatuan Polisi Skotlandia ini adalah hasil perjuangan komunitas Muslim di sana selama 15 tahun terakhir.
Sebelumnya, polisi wanita Muslim di Skotlandia juga diberi kebebasan untuk memakainya, namun hanya jika mendapat persetujuan dari atasan.
Dalam satu pernyataan, Kepolisian Skotlandia berharap langkah tersebut dapat mendorong perempuan dari komunitas Muslim dan komunitas lainnya untuk bergabung dalam unit kepolisian.
"Tujuannya agar kepolisian memiliki kekuatan dari setiap komunitas yang ada di Skotlandia," bunyi dalam pernyataan tersebut.
Pengumuman ini mendapat sambutan hangat dari Asosiasi Polisi Muslim Skotlandia (SPMA), sebuah kelompok yang fokus membangun hubungan yang baik antara komunitas Muslim dengan Kepolisian Skotlandia.
"Ini adalah langkah positif yang menuju ke arah yang benar. Pengumuman ini mencerminkan kekuatan kepolisian yang beragam yang berasal dari semua komunitas di Skotlandia," ujar Fahad Bashir, ketua SPMA.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire

Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin