Perkenalkan Y, Gadis Yogya Pemilik Nama Satu Huruf

Reporter : Sugiono
Rabu, 5 Agustus 2020 17:02
Perkenalkan Y, Gadis Yogya Pemilik Nama Satu Huruf
Meski singkat dan mudah diingat, tapi Y memiliki arti yang sangat dalam.

Dream - Memberi nama yang bagus sudah menjadi kewajiban orangtua saat seorang anak dilahirkan ke dunia. Karena pada dasarnya, nama anak itu ibarat doa dari orangtuanya.

Memang, ada kalanya nama seorang anak terdengar begitu indah dengan kata-kata yang terkadang agak sulit untuk diucapkan oleh orang lain.

Namun nama seorang gadis asal Yogyakarta ini terbilang sangat unik dan mungkin hanya ada satu di dunia ini. Nama gadis itu adalah Y.

Namanya memang singkat dan mudah diingat. Orang lain tak perlu repot menulis nama panjang yang kadang tidak muat dalam formulir pendaftaran.

Tetapi ada alasan yang tidak kalah unik dan menarik di balik nama Y yang kisahnya viral hingga ke mancanegara ini.

1 dari 4 halaman

Baru Sadar Saat SMP

Gadis 23 tahun yang tinggal di Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, ini mengaku baru sadar namanya hanya satu huruf saat SMP.

Sebelumnya Y hanya dipanggil Ai sejak kecil. Namun ketika tahu nama di akta adalah Y, dia menggunakannya sampai sekarang.

Menurut mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini, awalnya ayahnya ingin menamakannya Dasih Utami.

Tetapi saat mengurus akta kelahirannya, ayahnya berubah pikiran dan mengganti namanya dengan satu huruf saja, Y.

2 dari 4 halaman

Alasan Beri Nama Anak Satu Huruf

Sementara itu, ayahnya, Slamet Sugiyono, mengungkapkan alasannya memberi nama perempuannya itu Y.

Menurutnya, Y memiliki arti yang dalam. Y diambil dari huruf hijaiyah terakhir, Ya, yang berarti kesempurnaan.

" Mengapa pakai huruf hijaiyah yang terakhir? Kalau yang terakhir berarti sempurna. Jika huruf hijaiyah tidak ada Ya, maka tidak sempurna.

" Saya memberinya nama Y karena itu merupakan sebuah kesempurnaan, penyempurna," tambah pria 57 tahun ini.

3 dari 4 halaman

Bikin Akta Kelahiran Bayar Mahal

Selain alasan tersebut, Slamet mengatakan memberi nama anaknya Y karena terkait krisis moneter.

Seperti diketahui, sebelum masa reformasi, mengurus akta kelahiran harus bayar. Nilainya bisa sampai jutaan, apalagi jika namanya panjang.

Saat krisis moneter Slamet sulit mendapatkan uang. Sementara gajinya kecil karena hanya kerja di koperasi bank pasar.

" Dulu kerja di koperasi bank pasar. Karena krisis, tak (saya) beri nama sedikit,” ujar Slamet.

4 dari 4 halaman

Hampir Tak Bisa Ikut Ujian Nasional

Y sendiri mengaku tidak pernah mendapat ejekan atau perundungan dari teman-teman mengenai namanya itu.

Mereka justru memandang Y sebagai orang yang unik karena memiliki nama yang terdiri dari hanya satu huruf saja.

Meski demikian, Y pernah mengalami masalah administrasi. Namanya sempat tidak bisa diinput ketika ujian nasional di SMP.

Sumber: World of Buzz

Beri Komentar