Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pramugari
Dream - Menjadi seorang pramugari menjadi idaman banyak wanita. Penampilan rapi, cantik dan bisa melakukan perjalanan ke tempat-tempat eksotis adalah daya tarik bagi calon pramugari.
Namun tahukah Anda, menjadi pramugari ada tantangannya, terutama dengan permintaan yang aneh-aneh dari maskapai penerbangan tempat mereka bekerja.
Untuk menjadi kru di maskapai asal Timur Tengah, Qatar Airways, calon pramugari harus memiliki panjang lengan minimum 84 inci saat berjinjit. Hal ini mungkin dimaksudkan agar mereka bisa mencapai locker yang ada di atas kepala penumpang.
Qatar Airways sempat menjadi kontroversi setahun yang lalu setelah melarang kru kabin wanita untuk menikah selama 5 tahun pertama mereka bekerja.
Selain mengatur masalah pernikahan, maskapai tersebut juga memperingatkan kru kabin wanita tidak dijamin dialihkan sebagai staf darat jika ketahuan hamil.
Federasi Pekerja Transportasi Internasional (ITF) sempat melayangkan penolakan terhadap aturan pernikahan dan kehamilan bagi kru Qatar Airways tersebut.
CEO Qatar Airways, Akbar al Baker mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaannya mempunyai aturan dan regulasi yang harus dipatuhi.
" Mereka datang untuk bekerja kepada kami dan kami memastikan mereka bekerja sesuai dengan aturan kami dan memberi kami imbal balik yang bagus pada investasi kami."
Yang lebih aneh lagi adalah aturan yang dibuat maskapai penerbangan asal Brasil, TAM. Maskapai ini mengharuskan staf kabinnya untuk menjalani pelatihan bertahan hidup di dalam hutan Amazon.
Sepertinya masuk akal juga, mengingat lebih dari setengah daratan negara ini tertutup oleh lebatnya hutan hujan Amazon. TAM rupanya menyadari jika salah satu pesawat mereka jatuh atau mendarat darurat di hutan, kru kabinnya sudah siap.
Dan ternyata, pemerintah Brasil mengharuskan semua maskapai penerbangan di negara itu untuk melaksanakan pelatihan seperti TAM.
Menurut situs Airline Reporter, latihan bagi kru kabin TAM dilakukan di hutan di belakang pusat pendidikan kru mereka. Salah satu latihan yang unik adalah menggunakan puing-puing pesawat untuk dijadikan toilet.
Sementara itu, maskapai penerbangan Inggris Virgin Atlantic mewajibkan semua kru kabin baik pria dan wanita menghadiri kelas merias di pangkalan mereka di Crawley, dekat Bandara Gatwick.
Pilot dan pramugari akan mempelajari masalah penampilan, termasuk menggunakan riasan.
" Pramugari harus memakai maskara, perona pipi dan lipstik merah," kata Manajer Grooming Mim Allgood kepada Daily Mail.
" Sementara pilot dan pramugara memakai maskara bening dan tetap memakai riasan - seperti misalnya menutupi jerawat."
Maskapai ini bahkan punya lipstik mereka sendiri yang dibuat sewarna dengan seragamnya.
" Para pramugari dapat memilih semua jenis warna merah yang mereka inginkan dan mereka tidak perlu menghabiskan banyak uang. Kuku harus merah juga, atau warna pink pucat."
Maskapai penerbangan asal Asia yang terkenal dengan penerbangan murahnya, AirAsia, punya syarat yang tidak biasa bagi yang ingin menjadi kru kabin mereka.
Kru kabin harus berusia antara 20 hingga 28 tahun dengan ketajaman mata yang bagus saat melamar di AirAsia. Para pelamar hanya dibolehkan memakai lensa kontak dan tidak boleh berkaca mata.
Untuk EasyJet Air, maskapai dari Inggris ini tidak mengharuskan syarat yang macam-macam. Namun demi alasan keselamatan penerbangan, di situs resminya mereka mengharuskan pelamar untuk berendam dalam air selama setidaknya satu menit. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya