Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Penduduk Indonesia diklaim semakin bahagia. Indeks Kebahagian 2014 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan adanya peningkatan dibandingkan tahun lalu.
Dari skala 0-100, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks kebahagian Indonesia berada di level 68,28. Angka ini lebih baik dari tahun sebelumnya yang berada di level 65,11.
BPS mengakui kebahagiaan merupakan suatu hal yang dirasakan dan dipersepsikan secara berbeda oleh setiap orang. Sehingga, pengukuran kebahagiaan merupakan hal subyektif.
Pada tahun lalu, BPS kembali melakukan Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) melibatkan 70.631 rumah tangga yang tersebar di seluruh provinsi.
Sebanyak 10 aspek kehidupan penting menjadi tolak ukur tingkat kebahagiaan ini. Kesepuluh indikator kepuasaan ini adalah kesehatan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan rumah tangga, dan keharmonisan keluarga.
Lima indikator lain adalah ketersediaan waktu luang, hubungan sosial, kondisi rumah dan aset, keadaan lingkungan, dan kondisi keamanan.
Berikut adalah hasil survei yang menunjukan seberapa bahagia masyarakat Indonesia: (Ism)
© Dream
Dream - Indeks kebahagiaan masyarakat perkotaan relatif lebih tinggi dibandingkan pendesaan. Perbandingannya adalah 69,62 banding 66,95
© Dream
Dream - Penduduk berstatus belum menikah dan menikah cenderung relatif sama indeks kebahagiaannya, yaki sekitar 68. Mereka yang berstatus cerai lebih rendah indeks kebahagiaannya yakni sekitar 65.
Pada kategori ini, BPS menemukan penduduk dengan status lajang atau belum menikah justru mencatat indeks kebahagiaan tertinggi 68,77. Disusun pasangan suami-istri (68,84), cerai hidup (65,04), dan cerai mati (65,80). (Ism)
© Dream
Dream - Penduduk usia produktif (25-40 tahun) mempunyai indeks kebahagiaan tertinggi (68,76), sebaliknya penduduk yang sudah berumur 65 tahun mempunya indeks kebahagian paling rendah (66,24). (Ism)
© Dream
Dream - Ada kecenderungan dengan makin banyak anggota rumah tangga, maka indeks kebahagiaan cenderung semakin tinggi. Namun hal ini tak berlaku hingga anggita rumah tangga sebanyak 4 orang.
Ketika jumlah anggota keluarga meningkat menjadi 5 atau lebih, indeks kebahagiaan cenderung menurun.
Pasangan suami istri dengan jumlah anggota keluarga 4 orang mencatat indeks kebahagiaan tertinggi sebesar 68,97. Disusul 5 anggota keluarga(68,89), 3 anggota (68,44). (Ism)
© Dream
Dream - Semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin tinggi pula tingkat kebahagiaan.
Penduduk yang tidak atau belum pernah sekolah mempunyai indeks kebahagiaan paling rendah (62,96%). Sementara penduduk dengan tingkat pendidikan S2 dan S3 mencapai indeks kebahagiaan tertinggi (79,47). (Ism)
© Dream
Dream - Semakin tinggi rata-rata pendapatan rumah tangga, semakin tinggi pula indeks kebahagiaannya.
Pada tingkat pendapatan lebih dari Rp 7,2 juta per bulan, indeks kebahagiaan mencapai posisi tertinggi 76,34. Sedangkan pendapatan kurang dari Rp 1,8 juta per bulan, indeks kebahagiaannya hanya 64,58.
Gaji pegawai lebih dari Rp 7,2 juta mencatat tingkat kebahagiaan tertinggi dengan nilai 76,34. Menyusul pegawai bergaji Rp 4,8 juta-7,2 juta (74,64), gaji Rp 3 juta-4,8 juta (71,86). (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya