Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Romantis (gulfnews.co)
Dream - Tak selamanya rencana sempurna meminta maaf berakhir dengan mulus. Pengalaman pahit itu dialami seorang pria di Al Jouf. Arab Saudi yang ingin berdamai dengan istrinya usai pertengkaran hebat.
Sayangnya, langkah damainya justru berujung masalah.
Pria yang tidak disebutkan namanya itu menyelinap masuk ke ruang kerja istrinya. Sang istri adalah guru di sebuah sekolah khusus perempuan.
Pria itu meletakkan kue besar di kantor istrinya beserta beberapa kuntum mawar serta kelopak bunga yang tersebar di lantai. Dia juga meninggalkan kalung emas serta permen sebagai ungkapan rasa cintanya.
Tidak hanya itu, pria tersebut juga meletakkan catatan berisi pertanyaan apakah sang istri mau memaafkannya dan kembali bersama.
© Dream
Pesan cinta yang tidak biasa itu lalu dia rekam dan diunggah di media sosial. Dia pun terkenal karena video itu.
Tetapi, keterkenalan itu bukan dalam arti positif. Pria tersebut justru panen hujatan lantaran membawa persoalan rumah tangga ke sekolah, terlebih menyelinap masuk ke sekolah khusus perempuan.
Pihak berwenang setempat juga tidak senang dengan ulah pria itu. Mereka memutuskan untuk menggelar penyelidikan.
© Dream
Hasil penyelidikan itu menyebutkan pria tersebut adalah karyawan bagian keamanan dan keselamatan di distrik itu. Pria itu menyalahgunakan wewenangnya untuk menyelinap masuk ke dalam sekolah untuk mendekorasi ruangan istrinya dengan hiasan sangat romantis.
Kepala sekolah yang bersangkutan mendapati pesan itu. Dia meminta semua hiasan itu dibersihkan, lalu melapor ke dinas pendidikan setempat, seperti diberitakan laman Al Marsad.
" Kami mendukung aksi romantis, tapi kami tidak mentolerir pemakaian sekolah untuk menyampaikan pesan cinta," ujar salah seorang pengguna sosial.
(Sah/Sumber: gulfnews.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya