Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kuburan (Foto: Shutterstock)
Dream - Aparat kepolisian memiliki tugas menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta meneggakan hukum. Sejatinya para polisi layak menjadi teladan dan mengayomi masyarakat.
Baru-baru ini, sebuah pesan tersirat yang menyentuh disampaikan salah seorang aparat kepolisian. Pesan tersebut seakan menyentuh hati untuk menyadarkan diri.
Dilansir dari channel YouTube Al-Muwatta, bertajuk 'Astaghfirullah! Siapa Polisi ini? Tolong Sebarkan!', terlihat seorang polisi yang masih mengenakan seragam lengkap di dalam lubang kubur.
" Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," sapanya.
Aparat polisi yang tak disebutkan namanya itu ditemani oleh rombongan warga, berbaur dengan masyarakat sederhana.
Polisi tersebut berdiri di dalam sebuah lubang kubur. Ia menyampaikan pesan untuk seluruh rekan sesama perwira polisi, untuk benar-benar mengabdi pada masyarakat. Sesuai dengan amanah dan yang ditanamkan selama mengenyam pendidikan di Akademi Kepolisian.


" Mohon izin rekan-rekan sekalian. Saudara-saudaraku, polisi Republik Indonesia. Saya hanya akan membawakan pesan moral agar kita senantiasa, betul-betul mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat," kata polisi itu seperti dikutip dari channel YouTube Al-Muwatta.
Polisi ini mengingatkan agar polisi tak berperilaku sombong sebab ujungnya semua orang bakal kembali ke pangkuan Sang Pencipta. Peristirahatan terakhir hanya sebuah lubang kubur yang sempit.

" Hentikan arogansi, hentikan anarkis, hentikan akal-akalan soal masyarakat. Karena kenapa? Kemana kita akan pergi, kalau bukan di sini. Hanya ukuran begini," ujarnya menunjuk ke dalam lubang.
Lebih lanjut, polisi ini mengajak untuk memperbanyak ibadah sebagai bekal. Karena tak ada tempat lain, jika waktu di dunia sudah habis maka tempat kembali hanyalah lubang kubur.

" Tidak ada tempat terakhir untuk kita selain tempat ini. Oleh karena itu saya mengajak kepada saudara-saudaraku semua yang polisi. Perbanyak sujud kepada Allah SWT. Perbanyak sedekah, memperbanyak amal ibadah dan berbuat kebajikan," paparnya.
Tak ada siapa pun yang bisa membantu selain Tangan Tuhan. Di dalam lubang kubur yang sempit, hanya Allah yang bisa memberi kenyamanan.
" Sehingga pertolongan Allah SWT akan datang kepada kita di tempat ini suatu hari nanti. Sekian. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," jelasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya