Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Yossi Benayoun (Daily Mail)
Dream - Gempuran Isral ke Jalur Gaza, Palestina, membuat dua pesepakbola Liga Inggris ini berseteru. Mereka adalah pesepakbola asal Israel, Yossi Benayoun, dan gelandang asal Inggris Joey Barton.
Perseteruan itu bermula saat Joey barton berkicau melalui akun Twitter, mengutuk serangan Israel ke Gaza. " Jika ini bukan Israel, dunia Barat akan campur tangan," demikian kicau Barton pada Jumat pagi, sebagaimana dikutip Dream dari Daily Mail, Sabtu 26 Juni 2014.
Melalui Twitter itu pula, Barton bertanya apakan serangan semacam itu yang menjadi rencana besar Israel untuk tanah Palestina. Dia meminta segala serangan itu segera dihentikan. " Ini tidak boleh dilanjutkan. Anak-anak tidak berdosa dibantai. Ini harus dihentikan," tulis gelandang Queens Park Rangers itu.
Barton mempertanyakan mengapa PBB tidak mengevakuasi para perempuan dan anak-anak. Sehingga mereka bisa selamat dari serbuan rudal-rudal Israel. " Ini bukan perang. Mereka bukan kombatan. Mereka hanya anak-anak tak berdosa. Ini pembersihan etnis," tambah Barton.

Twitter Barton. Sumber: Daily Mail
Membaca postingan Barton itu, hati Benayoun tampaknya menjadi panas. Dia membalas postingan tersebut. " Teman, hal yang tidak pernah berubah adalah kamu bodoh dan tetap bodoh sepanjang hidupmu.. memalukan," balas Benayoun yang pernah bermain bersama Barton di klub Queen Park Ranger di Liga Inggris.
Mendapat tanggapan itu, Barton pun membalas. " Pertama, kamu tidak bisa memanggil siapa pun bodoh dengan kalimat jelek seperti itu. Kedua, kamu tidak bisa dan seharusnya tidak membunuh anak-anak yang tidak berdosa. Ketiga, kamu tidak bisa mengusir orang dari tanah mereka karena buku fiksi dari ribuan tahun yang lalu. Terakhir yang tak kalah penting, saya harap kamu dan keluargamu aman dan baik dan demikian sepanjang waktu yang mengerikan ini."
Perseteruan yang melibatkan pemain Iarael soal agresi ini tidak hanya kali ini saja terjadi. Sebelumnya, saat melakoni laga persahabatan dengan klub Lille di Austria, pemain Maccabi Haifa Israel diserang fans sepakbola yang mendukung Palestina. Para pemain Israel, termasuk Benayoun, terlibat perkelahian di tengah lapangan.
Saling serang antara Israel dan Hamas telah berlangsung selama 16 hari. Setidaknya 718 warga Palestina tewas, kebanyakan warga sipil dan petugas kesehatan. Sementara, 32 tentara Israel juga tewas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya