Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Muslim India (www.dioscg.org)
Dream - Parlemen India berang. Sebab, sebagian muslim di negeri Hindustan itu dipaksa makan. Padahal mereka tengah berpuasa Ramadan. Video yang menayangkan proses pemaksaan itu disiarkan di sejumlah televisi setempat.
Laman Saudi Gazette, Rabu 23 Juli 2014, memberitakan anggota parlemen dari partai oposisi mengajukan protes. Mereka meminta penegak hukum yang memaksa kaum muslim untuk makan saat puasa itu ditindak tegas.
" Ini benar-benar tindakan tercela dan harus dihukum dengan cara yang paling berat," kata juru bicara Partai Kongres, Manish Tawari.
Dalam tayangan televisi, penegak hukum yang memaksa muslim makan chapati -roti khas India- itu berasal dari kelompok garis keras salah satu keyakinan di India. Mereka juga merupakan sekutu utama Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang memenangkan pemilu Mei lalu.
Dalam video yang ditayangkan stasiun televisi nasional India, anggota kelompok garis keras salah satu penganut keyakinan di India itu memaksa pengawas katering untuk makan. Para pemaksa itu, yang di antaranya adalah angota parlemen bernama Rajan Baburao Vichare, kecewa dengan kualitas makanan yang disuguhkan.
Dalam rekaman itu terlihat Vichare beberapa kali mencoba mendorongkan roti di tangannya ke mulut sang pengawas katering. Sontak, peristiwa yang terjadi di New Delhi pada Selasa yang lalu itu menjadi perhatian besar di kalangan Islam dan minoritas lain di India.
Namun Vichare membantah dirinya memaksa pengawas katering itu untuk berbuka sebeelum waktunya. Meskipun dalam tayangan itu sudah jelas-jelas dirinya mencoba memasukkan roti chapati itu ke mulut sang pengawas katering dengan paksa.
" Ini hanya protes terhadap kualitas makanan dan aturan lainnya di Maharashtra Sadan, di mana semua pejabat tinggi datang dan tinggal," ujar Vichare.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya