Reuni Keluarga Usai Lockdown Berakhir, 14 Orang Kena Corona dan Ibu Meninggal

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 28 Juli 2020 08:03
Reuni Keluarga Usai Lockdown Berakhir, 14 Orang Kena Corona dan Ibu Meninggal
Kini anak yang menggelar pesta hanya bisa menyesal dan terus dihantui rasa bersalah.

Dream –  Sebanyak 14 orang positif terinfeksi virus corona Covid-19 dan satu orang meninggal dunia setelah menggelar pesta barbeque. Awalnya pesta itu digelar sebagai perayaan untuk merayakan pelonggaran lockdown di Texas, Amerika Serikat.

Pesta reuni itu diorganisir salah satu anggota keluarga bernama Tony Green. Ia mengundang semua kerabat dekatnya untuk pesta di Dallas, Texas.

Texas merupakan negara bagian AS pertama yang memberikan pelonggaran lockdown setelah kasus Covid-19 di negara itu berangsur menurun.

Melansir laman Metro, Senin, 27 Juli 2020, pesta itu sebetulnya sudah mengikuti langkah-langkah protokol kesehatan. keluarga ini tidak melibatkan banyak orang dan diselenggarakan di dalam rumah.

Tony dan keluarga besarnya bersemangat untuk mengadakan pesta keluarga dan melepas rindu setelah berbulan-bulan tidak bertemu. Namun nahas, usai acara pesta itu, 14 anggota keluarga terinfeksi Covid-19.

1 dari 3 halaman

Penyelenggara Menyesal dan Merasa Bersalah

Ilustrasi© metro.co.uk

Setelah pesta tersebut, Ayah mertua Tony bernama Rafael Ceja dinyatakan terinfeksi virus corona Covid-19 dan dirawat di rumah sakit menggunakan ventilator selama dua minggu. Sementara itu, ibu Rafael Ceja meninggal dunia akibat infeksi virus yang sama.

Tony mengaku sangat menyesal menggelar acara pesta keluarga tersebut. Ia merasa bersalah atas musibah yang menimpa keluarganya.

“ Meskipun semua orang telah meyakinkan saya bahwa itu bukan murni kesalahan saya, tetapi acara itu digelar di rumah saya. Dan saya merasa sebagai tuan rumah harus bertanggungjawab. Virus itu menyebar karena ide gila saya mengaakan pesta. Awalnya saya berpikir semua akan baik-baik saja. Sebab kami bahkan hanya di dalam rumah,” jelas Tony menyesali perbuatannya.

2 dari 3 halaman

Sadar Betapa Bahayanya Covid-19

Ilustrasi© metro.co.uk

Akibat tertular virus corona Covid-19, Tony juga harus dirawat di rumah sakit. Kondisinya pun sudah berangsur pulih.

“ Aku pun mengalami hal yang sama, terinfeksi virus,” kata Tony.

Sementara itu, Istri Rafael Ceja mengatakan dulunya tidak percaya dengan penyebaran virus corona Covid-19 itu. Sehingga ia memengaruhi keluarganya untuk ikut acara pesta tersebut.

“ Ini adalah sesuatu yang belum pernah saya alami dalam hidup. Sehingga saya berpikir tidak apa-apa ikut acara pesta. Namun ternyata penyakit ini nyata, dan saya baru menyadarinya,” ungkap Istri Rafael Ceja.

3 dari 3 halaman

Menolak Mengenakan Masker

Ilustrasi© metro.co.uk

Tony mengakui kesalahannya karena menolak mengenakan masker wajah. Saat ini ia bahkan sangat menyesal dengan sikapnya tersebut.

“ Saya merasa sikap saya sangat buruk dalam merespon penyakit ini,” ucapnya.

Texas merupakan salah satu negara bagian Amerika Serikat yang memberikan pelonggaran lockdown setelah tampaknya berhasil mengatasi wabah virus corona Covid-19.

Texas sempat mengalami pelonjakan kasus positif Covid-19 lebih dari 384.000 dan memakan korban sebanyak 5.000 orang meninggal dunia.

Sejauh ini Amerika Serikat telah mengantongi jumlah kasus positif virus corona CCovid-19 sebanyak 4,1 juta kasus dengan kematian sebanyak 150.000 orang.

Beri Komentar