5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Gara-gara pinjaman senilai Rp1 miliar tak kunjung dikembalikan, pengusaha asal Semarang, Jawa Tengah, IAP, tega menculik orang-orang yang tak ada kaitannya dengan utang-piutang itu.
IAP memerintahkan penculikan tiga orang, yaitu Riki, Karsito dari Bekasi, dan seorang laki-laki warga Aceh yang belum diketahui identitasnya. Ketiga pria ini merupakan teman seseorang berinisial K, yang punya utang kepada IAP.
" Kasus ini bermula ketika IAP meminjamkan uang kepada rekan bisnisnya, K, sebesar Rp1 miliar," kata Hendy, sehari lalu.
IAP menculik ketiga korban itu karena K tak kunjung membayar utang, padahal sudah jatuh tempo. Saat hendak ditagih, ternyata K menghilang. IAP lantas menyuruh beberapa orang untuk menculik tiga pria yang merupakan teman dekat K untuk dijadikan umpan agar K menunjukkan diri.
" Orang-orang itu dijanjikan imbalan oleh IAP," ucap Hendy.
Orang suruhan itu membawa tiga korban ke kediaman IAP di Cibubur pada Selasa, 21 November 2017. Saat disekap, para korban sempat dianiaya oleh pelaku.
" Padahal Karsito ini cuma kenal saja dengan K. Dan Karsito ini tidak mempunyai utang apapun terhadap IAP," ujar Hendy.
Kasus ini terungkap lantaran istri Karsito merasa aneh lantaran suaminya tak kunjung pulang. Ia pun melaporkan suaminya ke Polda Metro Jaya.
Kasus ini dibongkar Polda Metro Jaya di sebuah apartemen di daerah Cibubur, Jakarta Timur, pada Senin, 27 November 2017.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan, mengatakan selain IAP, polisi juga menangkap dua terduga pelaku lainnya yaitu SM, warga Gunung Kidul, Yogyakarta, dan RD, warga Bogor Jawa Barat. Sementara itu, enam pelaku lain masih buron.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?