Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Tiap 25 November, bangsa Indonesia memeringati Hari Guru Nasional. Meski bukan ditetapkan sebagai hari libur, perayaan Hari Guru tetap dilangsungkan dalam bentuk upacara di sekolah-sekolah.
Tanggal 25 November ditetapkan sebagai Hari Guru untuk mengenang Kongres Guru Indonesia yang digelar di Surakarta, Jawa Tengah, pada 24-25 November 1945.
Setiap perayaannya, lagu berjudul Hymne Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ciptaan Sartono selalu dinyanyikan.
Lagu tersebut muncul pada 1980 saat perayaan Hari Pendidikan Nasional.
Tetapi, seiring berjalannya waktu lagu tersebut mengalami perubahan lirik. Bait terakhir yang berbunyi, engkau patriot pahlawan bangsa// tanpa tanda jasa, tak lagi digunakan.
Bait itu diganti dengan engkau patriot pahlawan bangsa// pembangun insan cendikia.
Pergantian itu terjadi sejak 2006. Tetapi, perubahan lirik itu baru disepakati pada 27 November 2007 yang diperkuat dengan surat eradaran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) nomor 447/Um/PB/XIX/2007.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kala itu, Sumarna Surapranata, meski telah diganti banyak orang yang masih lupa.
Sumber klik di sini. (ism)
© Dream
Dream - Awan duka menyelimuti Indonesia akhir pekan ini. Setelah kepergian seniman Drs Suyadi (Pak Raden), Indonesia kegilangan sosok pahlawan para guru, Sartono.
Untuk yang belum mengenalnya, Sartono adalah pencipta lagu Hymne, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.
Kabar meninggalnya Sartono pun langsung ramai di jaring media sosial. Sejumlah ucapan belasungkawa mengalir deras.
" Ketua PGRI JaTim, Ichwan Sumadi: Telah berpulang pencipta lagu " Hymne Guru" Sartono (79) di Madiun, sosok yg mengangkat citra para pendidik," ujar akun @Radioelshinta dalam akun Twitternya, Minggu, 1 November 2015.
Sartono, pria kelahiran Madiun ini memulai karir sebagai guru musik pada 1978. Sartono mulai mengabdi di sebuah yayasan swasta di kota kelahirannya. Dia baru purna tugas dari sekolah tersebut pada 2002.
Lagu Hyme Guru karangan Sartono merupakan salah satu karyanya di bidang musik. Lagu ini pertama muncul bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional pada tahun 1980.
Kala itu Sartono mengikuti lomba mencipta lagu tentang pendidikan. Selain Hymne Guru, Sartono juga menghasilkan delapan lagu bertema pendidikan lainnya.
Perhatiannya dalam dunia pendidikan dan pengabdiannya sebagai guru membuahkan penghargaan dari Mendikbud Yahya Muhaimin dan Dirjen Pendidikan Soedardji Darmodihardjo pada saat menciptakan lagu " Hymne Guru" .
Sartono tutup usia di Rumah Sakit Umum Daerah Madiun, setelah menjalani perawatan sejak 20 Oktober lalu.
Sartono dinyatakan mengidap komplikasi penyakit penyumbatan pembuluh darah otak, darah tinggi, serta diabetes melitus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya