Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Foto Ilustrasi (atlantapartybus.co)
Dream - Polda Metro Jaya melalui Unit Khusus Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Umum, sedang melakukan pelacakan terhadap penyebar undangan pesta bikini pelajar di Jakarta. Rencananya kegiatan misterius itu digelar di sebuah hotel kawasan Jakarta Pusat pada 25 April 2015.
" Unit khusus cyber crime Ditreskrimum sedang melacak siapa yang menyebarkan undangan pesta bikini pelajar tersebut," kata Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Widjanarko dikutip dari humaspoldametrojaya.blogspot.com, Kamis 23 April 2015.
Kata Budi, nantinya setelah pelaku penyebar undangan pesta bikini pelajar berhasil diungkap akan dikenai tindakan, namun ia enggan menjelaskan secara detail apa sanksi yang akan dikenakan. " Nanti kita akan segera tindak," sambungnya.
Akibat banyaknya hujatan masyarakat terhadap acara pesta bikini pelajar itu, pihak EO langsung membatalkan acara.
Diketahui, ajakan bagi para pelajar SMA dan sederajat untuk merayakan kelulusannya dengan mengikuti pesta bikini ramai beredar di jejaring sosial dan situs berbagi video YouTube.
Sedianya, pesta itu akan diadakan pada 25 April pada pukul 22.00 di kolam renang sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat.
Dalam undangan, Sejumlah SMA di Jakarta dan Bekasi, disebut telah mendukung penyelenggaraan acara itu.
Tapi setelah ramainya pemberitaan tentang kontroversi pesta itu, video undangan pesta hilang dari YouTube. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang