Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Viral4real.com)
Dream - Saat melihat pelangi, kita mungkin akan penasaran di mana ujungnya. Padahal ujung pelangi itu tidak ada.
Para ilmuwan telah memastikan bahwa meski ada dua orang yang melihat pelangi yang sama, mereka tidak bisa menemukan ujungnya.
Itu artinya seberapa keras kita mencoba mencari, tidak akan pernah bisa menemukan ujung pelangi.
Namun, seorang pria Jepang mengklaim telah menemukan ujung pelangi. Dia bahkan membagikan penemuannya itu secara online melalui akun Twitter @utstar_.
Dia menemukan ujung pelangi ketika sedang beristirahat saat melakukan perjalanan dengan mobilnya.
"Ini pertama kali melihat ujung pelangi," tulis @utstar_ seperti yang diterjemahkan dari bahasa Jepang.
© Dream
Warganet Jepang pun memberikan komentar mereka setelah melihat foto yang viral tersebut.
"Hmm itu aneh. Sejauh yang saya tahu, pelangi itu tercipta ketika tujuh pria botak berdiri berdampingan, cahaya keluar dari kepala mereka," tulis akun @keishinosuke.
Sementara itu, warganet dengan akun @yaclt_yz mengatakan buku-buku dongeng menyebut bahwa di ujung pelangi itu ada kendi berisi emas.
"Aku sangat senang melihatnya, pasti ada harta karun di bawah pelangi itu," tulis akun Twitter tersebut.
Pelangi terbentuk saat tetesan air di atmosfer membiaskan atau membelokkan sinar matahari dalam posisi tertentu. Namun untuk melihatnya, kita harus dalam sudut yang tepat.
(Sumber: viral4real.com)
© Dream
Dream - Jika selama ini Anda berpikir pelangi di cakrawala hanya melengkung ke bawah, maka ada baiknya mulai berpikir ulang. Sebab, baru-baru ini sebuah penampakan pelangi unik terlihat di langit Blackpool, wilayah barat laut Inggris.
Dikutip Dream dari laman Daily Mail, Rabu 20 Agustus 2014, pelangi itu bentuknya `ajaib`. Bukan melengkung ke bawah seperti yang selama ini banyak kita lihat. Melainkan melengkung ke atas.
Namun, fenomena itu bukan tidak mungkin terjadi di alam raya ini. Pelangi itu melengkung ke atas karena fenomena alam yang bisa dijelaskan dengan akal.
Pelangi tersebut bisa terlihat melengkung ke atas karena sinar matahari terhalang gumpalan es di atmosfer. Jadi, cahaya matahari terpantul kembali ke atas. Sehingga pendaran warna-warni pelangi tampak melengkung ke atas.
Pemandangan aneh di langit Blackpool pada bulan lalu itu berhasil diabadikan oleh desainer web Ian Brookes. "Saya tidak pernah melihat pemandangan seperti ini sebelumnya, tapi itu ada, melengkung ke atas di langit saat dilihat dari kebun belakang rumah saya," kata pria berusia 43 tahun itu.
"Saat itu cuaca cerah, langit biru dengan hanya sedikit awan putih, tapi Anda tidak boleh melewatkan pelangi ini. Saya terkejut dan istri serta putri saya tidak bisa percaya dengan mata mereka. Mereka hanya berpikir itu indah," tambah Brookes.
Pelangi terbalik memang sangat jarang ditemukan. Biasanya, pelangi semacam ini ditemukan di kawasan Kutub Utara maupun Selatan. Terbentuk ketika cahaya matahari menyinari gumpalan es di langit.
Pelangi yang melengkung ke atas itu terjadi saat sinar matahari menerpa sudut tertentu dari awan tipis pada ketinggian sekitar 7,7 kilometer. Karena ketinggian itu, awan membeku hingga seperti kristal es tipis. Sehingga, pelangi yang terbentuk oleh fenomena ini tidak seperti biasanya, di mana sinar matahari hanya dipendarkan atau direfleksikan oleh tetewan air.
Pelangi terbalik ini juga tidak terjadi saat hujan seperti pelangi yang bisa kita lihat. Bahkan, pelangi ini terbentuk jika langit dalam kondisi cerah dan sedikit awan. Tak hanya bentuk, warna-warna pelangi yang melengkung ke atas ini juga terbalik. Warna ungu berada di urutan teratas. Padahal pada pelangi biasa, yang melengkung ke bawah, warna ini berada paling bawah.
"Pelangi terbalik atau busur circumzenithal adalah contoh halo. Sama dengan pelangi, halo terbentuk saat matahari direfleksikan oleh kristal es," kata Charles Powell, seorang prakirawan cuaca.
"Sudut ideal adalah 46 derajat dan biasanya hanya bagian dari bentuk halo, muncul seperti busur ke arah matahari, maka terlihat terbalik," tambah Powell.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
