Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kakek Pengidap Leukemia Ini Terpapar Covid-19 Selama 14 Bulan Berturut-turut, 78 Tes Tetap Positif Corona

Reporter : Okti Nur Alifia
Jumat, 18 Februari 2022 14:00
Kakek Pengidap Leukemia Ini Terpapar Covid-19 Selama 14 Bulan Berturut-turut, 78 Tes Tetap Positif Corona
Kakek pengidap Leukemia itu menjalani karantina selama 5 bulan di rumah dan 9 bulan di rumah sakit.

Dream - Banyak orang mungkin mengalami gejala infeksi Covid-19 dalam hitungan hari atau minggu. Setelah menjalani perawatan beberapa minggu, biasanya hasil tes mereka dinyatakan negatif virus corona.

Namun beda dengan pria asal Turki, Muzaffer Kayasan, ini. Dia dinyatakan positif Covid-19 selama 14 bulan secara berturut-turut. Dia sudah menjalani 78 kali tes, namun hasilnya tetap positif.

Kayasan dinyatakan sebagai pemegang rekor positif Covid-19 terlama di Turki. Hingga saat ini Kayasan masih berjuang melawan virus mematikan tersebut.

 

1 dari 4 halaman

Positif Sejak Tahun 2020

Pria 56 tahun tersebut dinyatakan terinfeksi virus covid-19 pada tahun 2020. Ia mengalami nasib sial tak kunjung mendapatkan hasil negatif walaupun sudah dites 78 kali, hingga tahun 2022.

Pria ini telah menjalani karantina di rumah maupun rumah sakit selama 14 bulan. Dia menjalani karantina selama 9 bulan di rumah sakit dan 5 bulan di rumah dalam isolasi mandiri.

2 dari 4 halaman

Rindu Keluarganya

Kayasan mengaku tidak ada masalah selama menjalani karantina. Hanya saja ia tak bisa berkomunikasi dengan orang-orang terkasihnya, apalagi menyentuh mereka. Termasuk dengan cucunya.

Satu-satunya cara yang dapat ia lakukan adalah dengan melihat cucunya melalui jendela atau menggunakan aplikasi Face Time. Baginya, hal ini sangat sulit.

“ Saya tidak punya masalah di sini selain tidak bisa menyentuh orang yang saya cintai. Ini sangat sulit,” katanya.

 

 

3 dari 4 halaman

Menderita Leukimia

Kayasan adalah seorang pasien leukimia. Ia didiagnosis terkena leukimia bersamaan di saat terinfeksii Covid-19 pada November 2020. Kala itu ia dirawat di rumah sakit.

Kayasan mengira tak akan selamat karena menderita leukimia. Namun dia dipulangkan setelah menjalani perawatan dan kembali ke rumahnya menunggu pemulihan penuh dalam isolasi mandirinya.

Setelah fase isolasi mandiri berakhir, dari 78 tes yang dijalani, Kayasan masih positif Covid-19. Ia masih hidup dan melawan penyakit mengerikan itu.

4 dari 4 halaman

Menurut keterangan dokter, situasi yang dialami Kayasan terjadi karena sistem kekebalan yang melemah dari kanker yang ia derita. 

Kayasan sendiri mengatakan ia bertahan hidup dengan obat yang diresepkan untuk menjaga sistem kekebalannya.

Pasien virus Covid-19 dengan immunosuppression atau berkurangnya kapasitas sistem kekebalan tubuh, berisiko mengalami infeksi berkepanjangan dengan adanya respiratory syndrom atau gangguan pernafasan akut yang parah. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan tahun lalu di New England Journal of Medicine.

Sumber: india.com

Beri Komentar