Remaja Adu Jontos Di Bojonggede
Dream - Perkelahian sejumlah remaja wanita di sebuah tanah lapang Bojonggede, Bogor, Jawa Barat, terjadi pada Senin 2 Agustus 2021. Para siswi yang terekam dalam video viral itu ternyata berasal dari tiga SMP berbeda, yakni SMP AB, TD, serta DW alias PMS.
Kasubag Humas Polres Depok, Kompol Supriyadi, mengatakan bahwa sebelum bertemu dan berkelahi di tanah lapang itu para siswi yang terlibat janjian lewat Instagram. Mereka sepakat bertemu pukul 16,00 WIB.
" Pukul empat sore itu mereka ketemuan di Tanah Merah, di Rawapanjang. Akhirnya di sana lah mereka adu jotos itu, anak-anak SMP itu," kata Supriyadi, dikutip dari Merdeka.com, Sabtu 7 Agustus 2021.
" Ketemu di lapangan merah situ, sudah lah ribut. Ya dari mereka ada yang memviralkan," sambung Supriyadi.
Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, ada peran senior dalam peristiwa tersebut. Para remaja perempuan ternyata diprovokasi oleh seniornya.
" Kalau kita ngikutin perkembangan perkelahian di Panmas Bojonggede, ya sudah dari dulu begitu senior-seniornya itu," jelasnya.
" Memang sekolah-sekolah itu kan sering banget itu, kayak sekolah AB itu sudah hampir sering. Apalagi ini libur, coba kalau enggak libur, sudah berantem mulu itu," tambahnya.
Setelah video tersebut viral, polsek Bojonggede mendatangi lokasi kejadian termasuk pihak sekolah.
" Akhirnya Polsek Bojong Gede ambil langkah, dipanggil lah Kepala Sekolah tiga-tiganya itu. Kan kemarin ini beredar viral. Makanya kan dari salah satu baju training yang dipakai kan kelihatan itu ada identitas salah satu SMP. Maka dari dasar itulah kita panggil kepala sekolahnya, kita koordinasi. Kepala sekolahnya kan guru-gurunya kan ngenalin, oh ternyata ini siswanya dia gitu," ungkapnya.
Menurut informasi terbaru, kasus ini telah diserahkan kepada pihak sekolah. Pengakuan pihak sekolah, tidak tahu soal aktivitas tersebut.
" Akhirnya diambil kesimpulan, kesepakatan bahwa masalah itu diserahkan ke sekolah masing-masing, pihak sekolah akan mengambil tindakan tegas. Artinya ya terserah sekolah, apakah mereka diskors, apa mereka dikeluarkan itu urusan mereka gitu," paparnya.
Sumber: merdeka.com
Dream - Video yang menunjukkan remaja wanita baku hantam viral di media sosial. Dalam video yang diunggah diunggah akun Instagram @Botcetull.22 itu terlihat para remaja perempuan itu melakukan aksi kekerasan dengan adu jontos satu lawan satu.
Remaja yang berkelahi itu terlihat saling memukul, menjambak rambut, hingga menimpa badan lawannya.
Sedangkan beberapa remaja lainnya tampak berdiri menyaksikan perkelahian tersebut. Tidak ada satu pun dari mereka yang berniat menghentikan aksi baku hantam itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pikiran-rakyat.com, Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas, Ipda Syaid Abu, mengungkapkan remaja perempuan di dalam video yang beredar adalah pelajar jenjang pendidikan SMK di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Hal itu diketahui setelah Polsek Pancoranmas mencocokkan tanda-tanda yang ada di dalam rekaman video perkelahian remaja tersebut.
" Seharian kemarin kita lidik setelah viral video rekaman sebuah pelajar di lapangan tanah merah. Setelah kita cocokkan tanda-tanda yang ada dalam rekaman video, bukan berlokasi di lapangan tanah merah Kecamatan Cipayung, tetapi di lapangan tanah merah di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, " tutur Sayid Abu, dikutip dari akun Instagram @jktnewss, Kamis, 5 Agustus 2021.
Hingga kini video tersebut masih beredar luas di media sosial dan menuai beragam reaksi netizen.
" Pulang lah nak, bantu ibumu cuci piring aja dirumah. Daripada begini ga ada faedahnya," komentar @andriyani_tanjung.
" Salah pilih teman&pengaruh pergaulan," komentar @yohan_yoben.
" hadehh efek ppkm gak tau mau ngapain," kata akun @bayuadhinugroho77
View this post on Instagram