7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Konser Musik (Foto: Shutterstock)
Dream - Lebih dari 50 ribu orang di Selandia Baru datang ke stadion Eden Park untuk menonton konser band rock Six60. Tanpa masker dan jaga jarak, warga di benua paling selatan Bumi ini menikmati pertunjukan musik tersebut.
Konser pada Sabtu lalu itu menjadi pertanda keberhasilan Selandia Baru mengendalikan pandemi Covid-19. Negara tersebut diketahui langsung menutup perbatasan serta menjalankan upaya tes dan pelacakan secara rutin.
" Kota kami menunjukkan kepada dunia pada pekan ini bahwa di tengah pandemi global, kami bisa hidup mendekati normal di Auckland," kata Walikota Auckland Phil Goff dikutip dari The Independet, Kamis 29 April 2021.
Dalam pertunjukkan tersebut, Six60 memberikan penghormatan bagi musisi militer dan mengundang penampil Maori untuk bergabung di atas panggung. Mereka lalu memainkan lagu dalam bahasa daerah setempat.
Matiu Walters, vokalis Six60 mengatakan lockdown yang diterapkan beberapa waktu yang lalu menyebalkan. Mereka juga mengaku tidak tahu apakah bisa tampil kembali.
" Namun kami beruntung, karena beberapa alasan, di sini, di Selandia Baru," kata Walters seperti mengutip New York Post.
Lucy Clumpas, salah seorang penonton dalam pertunjukan itu mengatakan bahwa bisa hadir di konser tersebut terasa seperti mimpi.
" Sangat penting bagi kita sebagai manusia untuk bisa berkumpul dan menyanyikan lagu yang sama bersama-sama," katanya.
" Ini membuat kami merasa seperti bagian dari sesuatu."
Mengutip New York Times, penonton yang hadir kebanyakan tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak. Namun, mereka diimbau untuk memindai sistem pelacakan nasional, serta disediakan pembersih tangan di banyak lokasi.
Mereka juga diminta menunjukkan bukti vaksinasi atau hasil tes negatif virus corona.
Tiket untuk acara ini habis terjual hanya dalam beberapa pekan. Pertunjukan ini sendiri menjadi acara musik pertama yang diizinkan di Eden Park.
Sejauh ini, angka kematian akibat Covid-19 di Selandia Baru terbilang rendah yaitu 26 orang. Menurut NY Times, kurang dari 3 persen dari populasi di negara itu juga telah menerima satu dosis vaksin.
(Sah, Sumber: liputan6.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?