Rekan Bisnis Wagub DKI Ajukan Penangguhan Penahanan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 28 November 2017 05:45
Rekan Bisnis Wagub DKI Ajukan Penangguhan Penahanan
Polisi akan mengkaji pengajuan penangguhan penahanan tersebut.

Dream - Tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan tanah, Andreas Tjahyadi, mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Andreas merupakan rekan bisnis Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

" Jadi berkaitan dengan pengajuan penangguhan penahanan tersangka Andreas Tjahjadi, itu sedang diajukan ya. Baru diterima Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di kantornya, Jakarta, Senin, 27 November 2017.

Argo tidak mempermasalahkan permohonan penangguhan itu. Saat ini, penyidik tengah mengkaji apakah permohonan tersebut dapat dikabulkan atau tidak.

" Itu adalah hak (tersangka) yang diatur oleh Undang-undang," ucap dia.

Andreas dan Sandi dilaporkan Fransiska Kumalasari Susilo ke kepolisian. Keduanya diduga diduga melakukan penggelapan hasil jual beli aset tanah senilai Rp8 miliar di kawasan Curug, Tangerang, Banten.

Fransiska mengatakan sudah menempuh mediasi sejak Januari 2016. Tetapi, tidak menemukan jalan keluar.

Sandi pernah memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus ini. Dia diperiksa selama empat jam sebagai saksi atas dugaan penggelapan dalam penjualan tanah PT Japirex pada Maret 2017.

Sementara itu, Sandi pernah memberikan kesaksiannya dalam kasus ini pada 31 Maret 2017. Sandiaga menegaskan tidak terlibat dalam kasus ini.

" Sangat haqqul yaqin, 100 persen enggak terlibat," kata Sandi di Polda Metro Jaya kala itu.

(Sah)

Beri Komentar