Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tugce Albayrak (The Independent)
Dream - Ribuan warga Jerman menyalakan lilin dan mengheningkan cipta sebagai penghormatan terhadap Tugce Albayrak (23 tahun), seorang gadis muda Muslim asal Turki, yang meninggal setelah membantu dua wanita Jerman yang dilecehkan di sebuah restoran di kota Offenbach.
Tugce mengalami koma pada 15 November lalu setelah menolong dua perempuan yang diganggu tiga brandalan beraksen Serbia di sebuah restoran di kota Offenbach.
Dia kemudian dipukuli dengan brutal oleh salah satu brandalan bernama Sanel M (18 tahun) di lapangan parkir setelah berusaha menyelamatkan perempuan yang berteriak minta tolong di depan kamar mandi restoran.
Selama dua minggu lebih Tugce koma, keluarga dan teman-temannya menunggu kabar soal pemulihannya. Namun, dokter mengatakan otak kiri muslimah muda itu mati akibat serangan pada 26 November 2013.
Kedua orangtua Tugce kemudian memutuskan untuk menarik sistem penopang hidupnya pada 28 November, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-23. Tugce akhirnya meninggal dunia.
Keberaniannya bertindak meski akhirnya mengorbankan nyawanya sendiri, mendapat pujian dari Presiden Jerman Joachim Gauck yang menyebut almarhumah sebagai ‘suri tauladan’.
" Seperti ribuan warga lainnya, saya ngeri dan terkejut dengan kejadian mengerikan tersebut. Tugce telah mendapat penghormatan dan terima kasih dari kita semua," kata Presiden Jerman Joachim Gauck seperti dilansir The Independent, Jumat 5 Desember 2014.
" Dia akan selalu menjadi contoh bagi kita. Seluruh warga negara berduka untuk Anda. Di saat orang lain membuang muka, Tugce menunjukkan keberanian dan moral yang tegar."
Jerman adalah negara Eropa kedua dengan populasi muslim terbesar setelah Prancis. Jumlah muslim di Jerman diperkirakan antara 3,8 hingga 4,3 juta jiwa atau 5 persen dari total 82 juta penduduk negara tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya