Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Liu Yiting (NetEase News)
Dream - Liu Yiting masih anak-anak. Usianya baru enam tahun. Namun Liu harus menghabiskan hari-harinya dengan menyapu jalanan. Membantu sang nenek bekerja. Padahal anak-anak seusianya bersekolah.
Dikutip Dream dari Shanghaiist, Jumat 5 Desember 2014, sebenarnya sang kakek telah mendaftarkan Liu ke sebuah sekolah. Namun sayang, sekolah menolak bocah asal Jining, Shandong, China, ini. Sebab, sang kakek tak punya hak asuh dan tak bisa menunjukkan dokumen jaminan sosial orangtua Liu.
Di kota itu, Liu memang tinggal dengan kakek dan neneknya. Orangtuanya telah bercerai empat tahun silam. Sang ayah bekerja di Shenzhen setahun lalu. Sementara sang ibu telah hilang kontak empat tahun silam, sesaat setelah bercerai dengan ayah Liu.

Setelah ditolak oleh sekolah, Liu ikut membantu kakek dan neneknya menyapu jalanan dan tempat umum lainnya. Dia rela membantu sang nenek melakukan pekerjaan ini. Mereka bisa mengumpulkan upah sebesar 3 ribu RMB atau sekitar Rp 6 juta.
Liu merupakan contoh kecil saja masalah anak di China. Menurut laman Shanghaiist, masalah ini sudah jamak terjadi karena proses modernisasi di China. Banyak orangtua yang meninggalkan anak mereka untuk bekerja di kota.
Anak-anak yang ditinggal bekerja itu rata-rata tinggal bersama sang kakek atau nenek. Sementara, kakek dan nenek mereka hanya memiliki pendidikan yang rendah. Sehingga perkembangan mental anak-anak ini mengkhawatirkan. Kasus ini banyak disorot oleh media setempat.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya