Anak Palestina 13 Tahun Tewas Ditembak, Masjidil Aqsa Membara

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 6 Oktober 2015 12:15
Anak Palestina 13 Tahun Tewas Ditembak, Masjidil Aqsa Membara
Abdel Rahman Abdullah, 13 tahun, tewas ditembak tentara Israel. Dia korban ketiga dalam bentrok antara warga Palestina dengan tentara Israel sejak pertengahan bulan lalu.

Dream - Bentrok yang terjadi di kawasan Tepi Barat, Palestina, kian memanas. Puncaknya, remaja Palestina usia 13 tahun, Abdel Rahman Abdullah harus meregang nyawa pada Senin, 5 Oktober 2015 lalu.

Abdel ditembak di bagian dada saat mengadakan perlawanan bersama sejumlah warga Palestina yang lain kepada tentara Israel yang menyerang kamp pengungsian dekat Bethlehem.Abdel adalah korban kedua dalam konflik yang berlangsung sejak menjelang Idul Adha bulan lalu.

Sebelumnya, pada Minggu, 4 Oktober 2015 seorang pemuda 18 tahun dilaporkan tewas dalam bentrokan di Tulkarem, Tepi Barat. Di hari yang sama, Muhanad Halabi, 22 tahun, tewas ditembak setelah sebelumnya dituduh menusuk warga Israel di Masjidil Aqsa.

Bentrokan terjadi lantaran tentara Israel melancarkan serangan membabi buta, menyusul tewasnya empat warga Israel dan satu anak usia dua tahun mengalami luka.

Terkait insiden ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengambil kebijakan yang memperkeruh masalah. Dia menyatakan akan melakukan perlawanan hingga titik akhir terhadap teror Palestina dan memberlakukan kebijakan keamanan baru yang lebih ketat.

Konflik yang terjadi di Palestina, tepatnya di Masjidil Aqsa berlangsung sejak pertengahan September lalu. Semua terjadi lantaran dipicu oleh tindakan tentara Israel yang memprovokasi warga Tepi Barat.

Tindakan itu dilakukan untuk memberikan akses kepada warga Israel untuk masuk ke Masjidil Aqsa merayakan Hari Raya Rosh Hashanah. Mereka mengklaim Masjidil Aqsa merupakan tempat suci milik komunitas Yahudi.

Sumber: alarabiya.net | theguardian.com

 

Beri Komentar