Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Menunjukkan Perlengkapan Yang Dibawa Presiden Jokowi (Foto: Instagram @ridwankamil)
Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mendampingi Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Cianjur, Jawa Barat, Jumat 8 Februari 2019. Dalam kesempatan itu, Jokowi membagikan sertifikat hutan sosial kepada masyakarat.
Pria yang karib disapa Kang Emil itu juga menemani Jokowi meresmikan Alun-alun Cianjur dan bersilaturahmi dengan alim ulama dan muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Pesantren Al Ittihad.
Tetapi, bukan agenda protokoler itu yang membuat warganet berbincang. Selain foto-foto pada acara itu, Ridwan Kamil juga mengunggah potret berbagai obat ringan untuk Jokowi.
" Pas semobil dengan Pak Presiden, saya mengamati standar kenyamanan mobil RI 1: tolak angin, betadine, minyak kayu putih, tusuk gigi, tisu basah dan air mineral," tulis Ridwan Kamil, diakses Dream, Selasa, 12 Februari 2019.
Air minum kemasan yang terdapat di mobil Jokowi itu bermerek Az Zikra. Air minum tersebut merupakan produksi pesantren Az Zikra asuhan Ustaz Arifin Ilham.
Pada 2015, Arifin dalam kesempatan wawancara dengan Dream, mengungkapkan keunggulan air minum kemasan itu. Selain dibawa berpergian Jokowi, air kemasan Azzikra juga digunakan Istana Kepresidenan dalam setiap kesempatan rapat.
" Kata keamanan Presiden, air produksi Azzikra dipilih karena saat diteliti molekulnya berbentuk bunga kristal. Itu karena kekuatan doa para jemaah juga," kata dia.
Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sudah kondang dengan sifat yang 'anak muda' banget. Dia selalu berusaha menyapa semua orang dengan gaya kocaknya.
Seperti ketika kedatangan tamu agung, Syeikh Thalal bin Yusuf Al Suwail. Meski tak fasih, pria yang karib disapa Kang Emil itu nekat mengajak bicara Syeikh Thalal berbincang dalam Bahasa Arab.
" Setelah dua bulan les bahasa Arab dan rutin makan kurma, saya nekat aja mempraktikkannya walau terbata-bata saat menyambut Syekh Thalal bin Yusuf Al-Suwail di Gedung Sate, dikawal Ustadz @afif_rohaly," tulis Ridwan di akun Instagram @ridwankamil.
Syeikh Thalal adalah pendiri Museum Alquran Al Karim, Museum Asmaul Husna, dan Museum Sejarah Rasulullah di Kompleks Masjid Nabawi, Madinah. Selain itu, Syeikh Thalal juga pakar IT di perusahaan telekomunikasi Saudi Telecom.
" Rencananya kita akan bekerja sama membangun museum Alquran di Masjid Raya Jawa Barat yang masih tahap konstruksi," tulis Ridwan.
Dia menambahkan, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Sehingga, wajar saja Ridwan nekat ngomong Arab meski tidak fasih.
View this post on Instagram
Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dibuat terpingkal-pingkal dengan aksi Epy Kusnandar bareng kawan-kawan. Momen tersebut terjadi saat premier film Preman Pensiun yang digelar pada Sabtu, 12 Januari 2019 di Ciwalk, Kota Bandung.
" Tadi banyak ketawa-ketawanya, karena halnya sangat rutin sangat receh istilahnya, tapi diangkat jadi sesuatu yang menyenangkan," kata Ridwan.

Foto: Nur Ulfa/Dream
Ridwan mengaku terhibur dengan cerita dalam film ini. Dia juga menilai film ini juga banyak memberikan pesan moral untuk yang menontonnya.
" Ya, jadi memang pesannya sangat mendalam tentang tanggung jawab, siapa yang berbuat dia harus punya pertanggungjawaban dan tentunya ini menjadi hikmah buat kita yang nonton," ujar Ridwan.

Foto: Nur Ulfa/Dream
Lebih lanjut, Ridwan juga bangga dengan Preman Pensiun karena pengambilan gambarnya hampir 100 persen dilakukan di Bandung. Di mata Ridwan, Bandung memang menyuguhkan segala latar belakang kehidupan kemasyarakatan.
" Saya kira Bandung ini lengkap ya. Ada konteks sejarah, ada konteks kampusnya, ada konteks daerah premanismenya, ada konteks romantisnya, semuanya lengkap,” ucap Ridwan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya