7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Nakes (Foto: Merdeka.com)
Dream - Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan bahwa sekitar 69 persen tempat tidur di ruang isolasi pasien Covid-19 di 67 rumah sudah terpakai. Data ini diperoleh pada 28 Agustus 2020.
Untuk ruang ICU, yang terisi per 30 Agustus 2020 sudah mencapai 77 persen. Kondisi tersebut membuat kapasitas tempat tidur dan ruang ICU hampir penuh.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengungkapkan, beberapa langkah mengantisipasi kapasitas tempat tidur yang penuh.
" Singkatnya dulu ya, ada upaya menambah kapasitas fasilitas di rumah sakit rujukan," ujar Dwi dikutip dari Liputan6.com, Selasa 1 September 2020.
Selain itu, sambil menambah kapasitas, rumah sakit-rumah sakit rujukan itu juga menyiapkan tenaga kesehatan. " Tentunya, tambahan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan pasien Covid-19," tambah Dwi.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyampaikan, kondisi tempat tidur ruang isolasi di RS Rujukan Covid-19 di Jakarta yang sebesar 69 persen termasuk kondisi tidak ideal.
" Memang kondisi ini tidak ideal. Pemerintah sedang mendorong menurunkan angka keterpakaian tempat tidur untuk bisa di bawah 60 persen, sehingga beban tenaga kesehatan di rumah sakit bisa berkurang," ujar Wiku saat dialog di Media Center, Graha BNPB, Jakarta, Senin 31 Agustus 2020.
" Yang dilakukan juga adalah mengoptimalkan Rumah Sakit Wisma Atlet Kemayoran untuk menangani pasien-pasien Covid-19 kriteria sedang dan ringan. Jadi, pasien dengan kriteria sedang dan ringan yang dirawat di RS Rujukan Covid-19 bisa dipindahkan ke RS Wisma Atlet."
Dream - Kasus baru infeksi virus corona di Indonesia terus meningkat. Menurut data yang dirilis pemerintah dalam situs covid19.go.id, dalam 24 jam terakhir, terdapat 2.775 kasus baru Covid-19.
Angka itu meningkat dibandingkan kasus harian pada hari sebelumnya, yang menyentuh angka 2.743. Dengan penambahan kasus baru itu, total positif Covid-19 di Indonesia hingga Selasa 1 September 2020 mencapai 177.571 orang.
Dari total kasus terkonfirmasi positif itu, sebanyak 42.009 pasien Covid-19 atau sekitar 23,7 persen masih menjalani perawatan.
Pasien sembuh baru tercatat sebanyak 2.098 orang, naik cukup tinggi dibandingkan hari sebelumnya, yang mencapai 1.774 orang. Sehingga, total pasien sembuh hingga saat ini sebanyak 128.057 dengan case recovery rate mencapai 72,1 persen.
Sementara, pasien meninggal tercatat sebanyak 88 orang, naik sedikit dibandingkan kemarin sebanyak 74 orang. Angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia kini mencapai 7.505 orang dengan case fatality rate sebanyak 4,2 persen dari total kasus terkonfirmasi.
Sedangkan pasien masuk kategori suspek kini sebanyak 80.675 orang.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?