AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Dream - Front Pembela Islam (FPI) kembali mendapat teror bom molotov. Setelah posko mereka di Pasar Rebo, teror bom molotov kini terjadi di rumah milik Sekretaris DPW FPI Jakarta Barat, WG, yang terletak di Kembangan.
" Kejadian sekitar pukul 02.30 WIB," kata Kapolsek Kembangan, Kompol Bungin Msualayuk, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 8 Februari 2017.
Bungin menjelaskan, saksi yang tinggal di depan TKP mengaku sempat mendengar suara benda jatuh. Setelah itu saksi keluar rumah dan melihat ada api di atap rumah WG.
" Waktu itu saksi sedang nonton tv di rumahnya dan mendengar ada benda jatuh," ucap dia.
Selanjutnya, api membakar atap rumah WG yang berbahan fiber. Beruntung api segera dipadamkan oleh warga sekitar sehingga tidak menjalar ke bagian lain.
Hingga saat ini, polisi masih mencari tahu siapa dalang dari teror tersebut.
Pada 2 Februari silam, posko FPI di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur dilempar bom molotov. Teror yang sama kembali terjadi di posko DPC FPI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada tanggal 7 Februari 2017.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli