AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Ilustrasi
Dream - Wacana standarisasi tak hanya ditujukan kepada para penceramah. Baru-baru ini, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis Kemenag) akan membuat standarisasi kurikulum pondok pesantren.
Menurut Direktur Jenderal Pendis Kamaruddin Amin, upaya standarisasi pesantren untuk mengembangkan improvisasi kompetensi yang dimiliki lulusan pondok pesantren.
" Pesantren itu kan (milik) independen swasta, punya masyarakat, tapi kami akan membuat standarisasi semacam standar minimal pengajaran di pondok pesantren misalnya buku-buku apa yang dipelajari," kata Kamaruddin, saat di Gedung Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Februari 2017.
Standarisasi kurikulum pondok pesantren diyakini Kamarudin sebagai bagian dari upaya pemerinyah memperkuat moderasi Islam di pondok pesantren. Upaya tersebut sekaligus menjawab tantangan merebaknya ideologi radikal di tengah-tengah masyarakat.
" Saya kira itu bisa mengarah kesitu, namun bukan deradikalisasi karena pesantren nggak radikal. Memperkuat moderasi," ujar dia.
Di laman kemenag.go.id, wacana standarisasi kurikulum pondok pesantren, salah satunya akan membenahi jenjang kitab yang diajarkan, kitab apa saja yang diajarkan, hingga memperkuat pemahaman kesejarahan kitab yang diajarkan.
" Itu semua kewajiban bagi kami untuk melakukan penataan dengan baik," ujar dia.(Sah)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli