CONNECT WITH US!
CONNECT WITH US!

Buku Berisi 5000 Pantun Diusung Masuk Rekor MURI

Reporter : Ahmad Baiquni | Kamis, 18 Agustus 2016 18:30
Buku 5000 Pantun Minangkabau (humas Rumah Budaya Fadli Zon)
Buku setebal 598 halaman tersebut akan diusulkan masuk dalam catatan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai buku pantun terbanyak dari Minangkabau.

Dream - Rumah Budaya Fadli Zon meluncurkan buku 5000 pantun Minang dalam dua bahasa, Minang-Indonesia. Peluncuran buku ini untuk memperingati ulang tahun ke-66 tahun Budayawan Minang 'Mak Katik' Musra Dahrizal.

Buku setebal 598 halaman tersebut akan diusulkan masuk dalam catatan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai buku pantun terbanyak dari Minangkabau.

Gagasan penerbitan buku ini muncul dari Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Menurut Fadli, memahami pantun Minangkabau sama artinya dengan menyelami budaya masayarakatnya.

" Sebab hampir seluruh ragam tradisi Minangkabau dapat kita temukan dalam pantun Minangkabau," ujar Fadli melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis, 18 Agustus 2016.

Fadli mengaku sangat mengenal sosok Mak Katik sebagai seniman dan budayawan yang setia pada tradisi. Menurut dia, Mak Katik punya perhatian mendalam terhadap budaya Minangkabau dan upaya pelestariannya.

" Usahanya untuk membuat pantun dan dikumpulkan menjadi buku merupakan ikhtiar penting yang pantas diapresiasi," kata Fadli.

Di mata Fadli, Mak Katik merupakan seniman multitalenta. Selain terampil membuat pantun, seniman ini juga dikenal pandai berdendang, saluang, silek, dan randai.

" Kemampuannya dalam seni pertunjukan tradisi tidak diragukan lagi, apalagi hafalan-hafalan pantun Minang merupakan karya Mak Katik sendiri," kata Fadli.

'Mak Katik' Musra Dahrizal Katik Jo Mankuto merupakan seniman yang lahir di Padang Panjang, 18 Agustus 1950. Dia mulai menekuni seni Minangkabau pada 1963 saat mempelajari Pidato Adat.

Selain sebagai seniman, Mak Katik juga merupakan pembina aktif sasaran Silat Tuo dan Randai Talego Gunung di Subarang Palinggam, Padang Selatan. Dia juga aktif membina sasaran Silat dan Randai Anggrek Tujuh di Kuranji Kota Padang, serta sasaran Silat dan Randai Palito Nyalo di Pauah Kota Padang.

Tidak hanya itu, dia pernah diundang sebagai dosen luar biasa University Hawaii at Manoa, dosen luar biasa di ASWARA Akademi Malaysia dan masih tercatat sebagai dosen luar biasa Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang untuk mata kuliah Etnologi Minangkabau dan Falsafah Adat Minangkabau.

Untuk seni pertunjukan, Mak Katik tercatat pernah bermain di beberapa film layar lebar seperti Siti Nurbaya, Sengsara Membawa Nikmat, Wajah-wajah Dalam Cermin, Sorong Patah Siku, Simarantang, Maran Pado, Anak Galanggang dan Dendang Cinta dari Pesisir serta Tenggelamnya Kapal Van der Wijk.

Inspirasi Hijab & OOTD Influencer Cantik Untuk Lebaran

Rekomendasi Pilihan



Kisah Abu Bakar As Shiddiq, Sahabat Terdekat Rasulullah

Selasa, 27 Juni 2017 18:04

Abu Bakar begitu setia menemani Rasulullah hingga Sang Junjungan Umat itu meninggal.

Elektabilitas Azwar Anas di Cawagub Pilgub Jatim Tertinggi

Selasa, 27 Juni 2017 16:24

Anas punya beberapa faktor yang mendukung sebagai cawagub Jatim.

Tutorial Makeup Natural untuk Tampil Cantik Saat Lebaran

Selasa, 27 Juni 2017 16:02

Riasan tipis seperti yang dikenakan Irna Dewi ini bisa membuat wajah tetap terlihat fresh sepanjang hari.

Cerita di Balik Teriakan Atap Masjid Runtuh

Selasa, 27 Juni 2017 15:48

Teriakan ini membuat pengunjung masjid panik.

Ini yang Dibahas GNPF-MUI Saat Bertemu Presiden

Selasa, 27 Juni 2017 15:36

Jokowi menjelaskan tuntutan persoalan ekonomi yang digugat GNPF-MUI.

Viral, Aksi Polisi Hadang Bus Pakai Motor Trail

Selasa, 27 Juni 2017 14:00

Seperti apa aksinya?