Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Innalillahi, Satu Keluarga di Pulogadung Tewas Diduga Keracunan Asap Genset

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 3 Januari 2020 13:01
Innalillahi, Satu Keluarga di Pulogadung Tewas Diduga Keracunan Asap Genset
Keluarga ini diduga menghirup asap genset ketika tidur.

Dream - Satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak, warga Jalan Kayu Mas Selatan VI blok C. RT.01 RW.09, Pulogadung, Jakarta Timur meninggal dunia diduga akibat keracunan asap genset.

Keluarga ini terpaksa menyalakan genset karena terkena pemadaman listrik akibat banjir yang melanda beberapa daerah. 

" Karena ada asap genset ke dalam rumah, meninggal suami istri dan dua orang anak," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Arie Ardian saat dikonfirmasi, Jumat 3 Desember 2019.

Arie mengatakan identitas para korban sudah diketahui. Mereka adalah Mahmudi, 35 tahun, Ayu Maryana Oktavia, 29 tahun, Selvia Audy, 9 tahun dan Mahezha Kurniawan, 5 tahun.

Menurut Arie, keluarga tersebut menggunakan genset yang disimpan di dalam rumah saat mati lampu. Asap karbon dari genset diduga terjebak di dalam rumah.

Selain itu, keluarga itu juga tertidur saat genset menyala. Sehingga, seluruh asapnya terhirup dan mereka kekurangan oksigen.

" Harusnya (gensetnya) di luar, kan asap karbonnya biar keluar," ucap dia.

1 dari 5 halaman

Kronologi Penemuan Korban

Korban pertama kali ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar pukul 23.30 WIB oleh warga yang hendak mengantar makanan. Saat itu, kondisi listrik sudah menyala.

Karena pintu tak kunjung dibuka, warga tersebut mengintip ke dalam rumah. Warga tersebut melihat hidung satu keluarga mengeluarkan darah, lalu langsung lapor polisi.

" Tanda kekerasan enggak ada tapi keluar darah dari hidung, diduga tewas keracunan asap genset. Tapi ini dugaan ya, masih harus tunggu keterangan dokter," kata dia.

Jenazah keempat korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi.

2 dari 5 halaman

Geger Temuan Mayat Wanita Diduga Pegawai Kemen-PU Dikubur dengan Cara Dicor

Dream - Penemuan mayat seorang wanita di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat Palembang membuat geger. Jasad ditemukan dalam kondisi dicor saat dikubur di areal pemakaman.

Korban diduga hasil pembunuhan karena masih menggunakan pakaian lengkap.

Mengutip laman Merdeka.com, jasad itu ditemykan di antara makam yang hanya berjaak sekitar 15 meter dari jalan raya. Korban ditemukan di galian sedalam setengah meter dengan kondisi dicor dalam posisi terlentang dan kaki tertengkuk.

Kepolisian yang menemukan jasad korban membuat mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk keperluan autopsi. Diharapkan identitas korban bisa terkuak.

 

3 dari 5 halaman

Diduga PNS Kementerian PU

Dari dugaan sementara, korban berjenis kelamin wanita itu bernam Apriyanita (50) seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian PU Balai Besar Palembang.

Keberadaan korban dikabarkan sudah tak diketahui sejak 9 Oktober 2019 lalu.

Kakak korban Heriyanto yang turut melakukan penggalian bersama jajaran Ditreskrimum Polda Sumsel, Jumat (25/10/2019) meyakini jasad mayat yang ditemukan dalam kondisi dico itu adalah adiknya, Apriyanita.

" Saya yakin itu adalah mayat adik saya yang hilang lama. Saya lihat ada ciri-cirinya dan keyakinan sebagai kakak, karena saya sendiri yang menggalinya," ungkap Heriyanto.

(Sah, Sumber: Merdeka.com)

4 dari 5 halaman

Geger Pemulung Temukan Mayat Dicor Dalam Drum

Dream - Penemuan mayat menggemparkan warga Grogol Sukoharjo, Jawa Tengah. Seketika warga geger saat seorang pemulung bernama Mujia Agung, menemukan orang tak bernyawa pada Jumat kemarin.

Sosok mayat tersebut makin ramai dperbincangkan karena ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Bagaimana tidak, mayat tinggal tulang belulang yang dicor di dalam drum.

Dilansir dari Merdeka, pada awalnya Muji Agung sedang mencari rongsok di pinggiran aliran sungai Bengawan Solo. Dia berniat mengambil seng tak terpakai, namun saat didekati tercium bau busuk yang menyengat.

Saat dikais, dia malah menemukan tulang kaki yang dicor semen di dalam drum. Melihat hal itu, da langsung berinisiatif memanggil warga di sekitarnya.

" Tadi sekitar jam 14.30 WIB saya pas cari rongsokan di bawah jembatan. Tiba-tiba ada bau busuk, setelah saya lihat ternyata mayat dicor," ujar Muji.

 

5 dari 5 halaman

Tak Cuma Tulang Belulang

Tak hanya tulang belulang, karena Muji menemukan selimut di dalam drum tersebut.

" Tadi ada selimutnya, mayatnya pakai kaus lengan panjang lorek, sama pakai celana dalam pria," ungkapnya menambahkan.

Hingga saat ini, penemuan mayat tersebut telah ditangani Polsek Grogol. Kapolsek Grogol AKP Dani Herlambang menyatakan jika mayat kemudian diperiksa di RSUD dr Moewardi, Solo.

" Mayatnya dibawa ke RSUD dr Moewardi. Akan kita selidiki dulu identitas korban, nanti tentu akan terus kita kembangkan," kata Dani.

(Sumber: Arie Sunaryo/Merdeka.com)

Beri Komentar