Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Youtube.com/Naughty Dawg 666)
Dream - Seorang presenter berita televisi dituntut untuk tidak salah dalam menyampaikan berita, terlebih saat membaca nama seorang pemimpin negara.
Namun, seorang pembaca berita di sebuah stasiun televisi Malta melakukan 'blunder' setelah salah membaca nama Presiden Amerika, Donald Trump.
Sang pembaca berita menyebutkan nama Donald Trump menjadi Donald Duck saat live.
Sontak presenter dan reporter dalam siaran itupun tertawa terbahak-bahak. Insiden salah penyebutan nama presiden itupun sontak menjadi viral di dunia maya.
Penasaran seperti apa? yuk simak videonya berikut ini..
(Youtube.com/Naughty dawg 666)
© Dream
Dream - Kekurangan fisik, bukan kecacatan, kerap membuat penampilan kurang sedap dipandang. Beberapa kekurangan fisik juga tampak pada diri Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Trump memiliki kekurangan fisik berupa rambut tipis hingga hampir botak dan kulit kemerah-merahannya. Selama ini banyak yang mengira Trump menggunakan rambut palsu.
Tapi ternyata, dokter pribadi langganannya Dr. Harold N. Bornstein menegskan jika rambut Trump adalah asli.
Menurut Bornstein, Trump minum obat-obatan untuk menyembuhkan tiga macam penyakit, termasuk yang berhubungan dengan prostat yang mengganggu pertumbuhan rambutnya. Obat lainnya adalah antibiotik untuk mengobati rosacea, sejenis penyakit kulit. Trump juga minum statin untuk mengatasi tingginya kadar gula darah dan lemak.
Selain itu, kata Bornstein, Trump juga meminum aspirin khusus bayi setiap hari untuk mengurangi serangan jantung.
" Pokoknya, Presiden Trump sangat sehat dan perawatan kesehatannya 'sangat rinci'," kata Bornstein dalam wawancara pada bulan lalu dengan The New York Times.
Bornstein berperan banyak dalam perawatan kesehatan Trump. Bahkan dia juga menjelaskan dugaan pemalsuan laporan kesehatan Trump selama kampanye presiden.
© Dream
Di usianya yang saat ini menginjak 70 tahun, Trump adalah orang paling tua yang menjadi presiden. Trump menggunakan obat terkait prostat untuk mempertahankan pertumbuhan rambut di kepala, yang sebelumnya tidak diketahui publik.
Pengungkapan tersebut menjawab teka-teki mengapa Trump memiliki antigen prostat (PSA) yang sangat rendah. PSA yang rendah merupakan penanda bahwa Presiden Trump menderita kanker prostat.
Bornstein mengatakan Trump juga meminum obat yang mengandung finasteride dalam dosis kecil untuk menaikkan tingkat PSA. Finasteride dipasarkan sebagai Propecia untuk mengobati kebotakan pada laki-laki.
Bornstein mengatakan finasteride telah membantu merawat rambut sebahu Trump.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya