AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Sendok Elektrik Ini Bisa Bikin Makanan Lebih Asin, Penyelamat Hipertensi (Kirin And Meiji University)
Dream – Makanan akan hambar jika tak dibumbui garam. Kebiasaan manusia yang punya selera beragam inilah yang membuat konsumsi rasa asin semakin meningkat.
Padahal rasa asin yang berlebihan dari garam punya dampak bahaya seperti hipertensi, gagal ginjal, hingga stroke.
Namun tak sedikit yang acuh dengan bahaya konsumsi garam berlebih. Yang ada malah jika makanan tidak gurih dan asin, makan jadi tak berselera.

Hingga sebuah terobosan hadir untuk menyelamatkan para penderita hipertensi dan bisa mencegah penyakit kelebihan garam lainnya.
Ilmuwan jepang baru-baru ini menciptakan alat untuk membuat makanan terasa lebih asin dengan mengandalkan listrik yang membuat makanan enak tanpa garam berlebihan.
Dilansir New York Post, ilmuwan dari Universitas Meiji dan pengembang Kirin Holdings, mengembangkan sendok dan mangkuk listrik, dengan stimulasi elektrik lemah untuk meningkatkan rasa asin dari makanan rendah sodium.

Alat yang dinamai Electric Salt ini akan diluncurkan tahun ini. Ilmuwan mengklaim, produk ini dapat membuat rasa asin meningkat 1,5 kali tanpa perlu menambahkan garam. Membuat penggunanya terbebas dari tekanan darah tinggi.
Sendok dan mangkuk Garam ini gunakan teknologi " sensasi rasa elektrik" , di mana arus listrik yang sangat lemah dapat mengirimkan ion natrium dari makanan ke mulut. Sehingga menciptakan rasa asin tanpa efek apa pun pada tubuh manusia.
Nantinya, produk ini akan menggunakan baterai. Sehingga pengguna tidak perlu kesulitan mengisi daya.
Penemuan ini dianggap sebagai inovasi yang bisa mengurangi risiko gangguan kesehatan karena terlalu banyak natrium dapat menyebabkan darah tinggi, gangguan jantung, hingga stroke.
“ Melalui perangkat ini, kami bertujuan untuk mewujudkan masyarakat di mana orang dapat meningkatkan gaya hidup mereka dengan cara yang enak,” kata salah satu peneliti.
Laporan: Cika Puspita
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli