Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
(Daily Mail)
Dream - Angkatan Laut Amerika Serikat atau US Navy dilaporkan tengah mengembangkan proyektil peluru yang bisa melesat tiga kali lebih cepat dari kecepatan suara.
Proyektil tersebut dapat dimasukkan ke sistem rudal konvensional atau meriam yang biasa terdapat di kapal-kapal perang AS.
Dengan sistem pandu yang dimilikinya, proyektil ini bisa menghancurkan sasaran tanpa suara karena tidak mengandung hulu ledak. Proyektil dengan nama hyper velocity projectile (HVP) ini mampu melesat hingga kecepatan mach 5.
US Navy mengklaim bahwa kecepatan sebenarnya dari HVP ini jika ditembakkan melalui senjata aslinya adalah mach 7 atau setara 2.382,03 meter per detik.
Namun karena masih menggunakan sistem konvensional, kecepatan maksimum yang didapat hanya mach 5.
" Proyektil ini sedang dikembangkan agar kompatibel dengan beberapa senjata yang ada di setiap kapal perang AS," kata NAVSEA, perusahaan galangan kapal milik Angkatan Laut AS.
Umumnya, kapal perang dapat membawa puluhan rudal konvensional yang harganya 600 ribu poundsterling per biji. Namun dengan hadirnya HVP, kapal perang AS bisa mengangkut ratusan dengan biaya hanya 15 ribu poundsterling per bijinya.
Disebut-sebut sebagai Senjata Berteknologi Star Wars, Angkatan Laut AS memamerkan senjata yang bisa menembakkan peluru dan mampu melesat tujuh kali dari kecepatan suara awal tahun ini.
Dengan kecepatan sedemikian rupa, peluru yang ditembakkan mampu menembus beton setebal 100 mil atau 160.934 meter.
Menggunakan energi elektromagnetik, meriam tersebut bisa melesatkan peluru yang beratnya 10 kg dengan kecepatan 5,400mph. Dengan kekuatan dan akurasi yang dibawanya, mampu menembus tiga dinding beton atau pelat baja setebal enam setengah inci.
" Sekarang telah menjadi kenyataan dan bukan lagi fiksi ilmiah. Senjata elektromagnetik adalah senjata yang hanya menggunakan listrik -tidak ada mesiu, dan hebatnya bisa melemparkan proyektil lebih dari 100 mil dengan kecepatan mach 7," kata Laksamana Matthew Klunder, kepala riset Angkatan Laut AS.
(Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?