Seram, Siswa Ciptakan Charger Ponsel Berbahan Darah

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 24 Oktober 2014 09:29
Seram, Siswa Ciptakan Charger Ponsel Berbahan Darah
Sang pencipta berharap agar temuannya ini tak diproduksi massal.

Dream - Pengguna telepon seluler (Ponsel) pastinya kerap kesal jika alat komunikasi yang dipakai kehabisan batere di saat momen penting. Alat pengisi batere (charger) berupa powerbank pun kerap jadi andalan. 

Namun bagaimana jika pasokan energi batere justru diperoleh dari anggota tubuh Anda. Yang lebih mengerikan lagi, charger yang dipakai berasal dari darah Anda.

Mengutip laman Emirates247, Jumat, 24 Oktober 2014, seorang siswa berhasil membuat charger Ponsel yang tak biasa. Bahkan mungkin cukup menakutkan. Siswa bernama Naomi itu telah menciptakan charger dengan sumber daya dari darah manusia. 

Untuk menggunakan charger buatan Naomi ini, pemilik Ponsel hanya membuat alat pegisi batere dan pembuluh vena.

Alat tersebut sebenarnya terdiri dari tiga bagian yang mempunyai fungsinya sendiri-sendiri dalam mendapatkan daya.

Alat bernama Energy Addicts terdiri dari Blinker, E-pulse dan Blood Bridge. Masing-masing berfungsi mengambil daya dari beberapa bagian tubuh.

Blinker akan menyedot daya dari alis mata, E-pulse akan mengekstrak daya dari saraf sumsum tulang belakang. Dan Blood Bridge, seperti namanya, menghasilkan daya jika dialiri darah yang diambil dari pembuluh vena.

Kepada Metropolitan, Naomi berharap temuannya ini tak diproduksi massal. Alat ciptaannya ini dibuat hanya untuk membuat orang-orang memahami jika terdapat hubungan antara tubuh dan teknologi.

Jika menilik ke belakang, Naomi bukanlah orang pertama yang memanfaatkan energi tubuh sebagai sebuah daya. Awal tahun ini, sebuah gelang termoelektrik yang menggunakan panas tubuh untuk menghasilkan listrik telah diluncurkan.

Beri Komentar