Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Sita Tyasutami (Foto: Instagram @sitatyasutami)
Dream - Tak terasa, setahun sudah pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Virus corona secara resmi diumumkan telah masuk ke Indonesia dengan pasien 01 sebagai orang pertama di Indonesia yang dirawat akibat infeksi Covid-19.
Pasien pertama itu adalah Sita Tyasutami. Perjuangan pasien 01 untuk sembuh dari Covid-19 pun menjadi sorotan. Usai menjadi pasien pertama, kini Sita Tyasutami kembali beraktivitas seperti biasa.
Melalui akun media sosialnya, Sita seringkali membagikan unggahan mengenai kegiatannya saat menari ataupun bermusik bersama beberapa teman dan bahkan ibunya.
Tak hanya sibuk membagikan pengalaman menarinya, wanita cantik yang memiliki banyak bisnis ini juga tak luput untuk selalu memberikan perhatian pada pasien dan wabah Covid-19 yang melanda Indonesia.

" Hi guys, yuk kita pelajari berita terbaru mengenai kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia. Aku senang sekali mendengar bahwa vaksin diberikan gratis oleh pemerintah.[...] Terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Pemerintah Indonesia karena telah memprioritaskan akses vaksin gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia! Yuk kita kawal terus perkembangan vaksin Covid-19 di Indonesia dengan penuh optimisme!" tulisnya dalam akun Instagram @sitatyasutami.

Perjuangan pasien 01 tak sia-sia. Melewati beberapa hari perawatan dan isolasi di RSPI Sulianti Saroso, ia dan kedua kerabatnya dinyatakan sembuh. Kabar bahagia tersebut diumumkan ketiga pasien tersebut di hadapan awak media, satu tahun yang lalu.
Saat tampil di hadapan awak media, mereka kompak mengenakan kebaya. Satu keluarga yang berdomisili di Depok tersebut telah diperbolehkan pulang, mereka telah dinyatakan sembuh dengan pemeriksaan laboratorium 2 kali dan hasilnya negatif.
Pada kesempatan tersebut, Menkes Terawan Agus Putranto juga menyerahkan oleh-oleh dari presiden Joko Widodo berupa jamu.
Para pasien yang telah dinyatakan sembuh tampak tersenyum bahagia. Mereka pun berterima kasih kepada tim medis RSPI Sulianti Suroso.
Tepat setahun lalu, pada Senin 2 Maret 2021, Presiden Joko Widodo mengumumkan kabar dua WNI yang terjangkit Covid-19. Ia menuturkan, Sita dan sang ibu sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.
" Orang Jepang ke Indonesia bertamu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi di Jakarta, Senin 2 Maret 2021.
Kala itu, Jokowi yakin bahwa sejak awal pemerintah benar-benar mempersiapkan. Mulai dari rumah sakit 100 dengan ruangan standar isolasi.
" Kita juga miliki peralatan yang memadai standar internasional. Kita juga miliki reagen yang cukup. Kita juga miliki tim gabungan tni polri sipil dalam penanganan ini," ungkapnya.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?