Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
( Shanghaiist.com)
Dream - Beras palsu yang terbuat dari potongan-potongan kertas kecil yang digulung ditemukan awal pekan ini di provinsi Guangdong, Tiongkok, setelah seorang wanita mengatakan sulit mengunyah nasi saat dia makan siang.
Wanita bernama Cai mengatakan kepada wartawan bahwa ia dan keluarganya tidak melihat ada yang salah dengan nasi yang mereka makan sampai saat dia menggigit sebiji nasi yang 'luar biasa keras'.
Menurut Apple Daily dilansir Shanghaiist.com, Selasa 8 September 2015, Cai kemudian mengeluarkan biji nasi tersebut dari mulutnya.
Saat diperiksa dengan cermat, Cai merasa tak percaya bahwa nasi tersebut ternyata potongan kertas kecil yang digulung dengan rapi.
Cai mengatakan kepada polisi setempat ia membeli beras tersebut dari seorang pedagang jalanan. Pedagang itu meyakinkan Cai bahwa beras yang dijualnya ditanam di pedesaan lainnya 'tanpa menggunakan pestisida'.
Awal tahun ini, pasar-pasar di Asia digegerkan dengan munculnya beras plastik yang berasal dar Cina. Beras palsu tersebut adalah campuran dari kentang, ubi jalar dan resin sintetis.
Menurut Oryza.com, butir beras plastik akan tetap keras setelah direbus. Sementara jika dibuat bubur akan menjadi lapisan plastik yang baunya sangat tak menimbulkan selera.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya