Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mehmet Ceplak, Polisi Turki Yang Menemukan Aylan Kurdi (alarabiya,net)
Dream - Dunia terkejut dengan foto mengejutkan jasad bocah pengungsi Suriah yang ditemukan meninggal di tepi pantai Mediteranian. Seluruh dunia berduka dan kini tergerak membantu upaya pengungsian.
Dibalik foto tersebut, terlihat seorang polisi tengah membopong sang anak yang belakangan diketahui bernama Aylan Kurdi.
" Ketika saya mendekati bayi itu, saya berkata dalam hati, 'Ya Tuhan, semoga dia masih hidup'. Namun dia tak menunjukan tanda-tanda kehidupan. Hati saya hancur," kata Mehmet Ciplak, polisi Turki yang menemukan bocah tersebut.
Mengutip kantor berita Turki, Dogan News, seperti dilansir alarabiya.net, kepala Mehmet dibayangi putranya sendiri ketika pertama kali melihat bocah malang tersebut di pantai.
Berulang kali Mehmet berdoa agar bocah tersebut tetap hidup ketika kakinya mulai melangkah mendekati jasad tersebut.
Baca Juga: Detik-detik Fotografer Jepret Aylan Kurdi
Bahkan doa terus terpancar ketika dia mengangkat jasad Aylan Kurdi dari sapuan ombak air.
" Saya mempunyai anak laki-laki berusia enam tahun. Momen ketika saya melihat bayi itu, saya berpikir mengenai anak saya dan merasakan perasaan ayahnya. Kata-kata tak bisa menggambarkan kesedihan dan pemandangan tragis itu," kisah Mehmet.
Diakui Mehmet, dirinya sama sekali tak tahu dengan foto yang beredar dan menguncang dunia tersebut. " Saya hanya menjalankan tugas," ujarnya.
Sebanyak 12 pengungsi dilaporkan tenggelam ketika dua kapal karam di lepas pantai Yunani. Foto jasad tak berdaya Aylan yang tersapu ombak di Bodrum, memancing kemarahan dunia terhadap krisis pengungsi di Eropa.
Baca Juga: Jenazah Aylan Kurdi di Makamkan di Suriah
Kaka aylan, Ghlabe dan ibunya Rihana juga tenggelam dalam peristiwa itu. Sang ayah, Abdullah menjadi satu-satunya anggota keluarga yang masih hidup dan telah kembali ke Kobane, kota di Suriah agar bisa dekat dengan makam anak dan istrinya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya