Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ratri Sutanti (kiri) Mahasiswi Terbaik Dan Fatwa Ruhul Fithriyah (kanan) Lulusan Termuda UNY (uny.ac.id)
Dream - Sabtu, 29 Agustus 2015 lalu, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan wisuda. Pada wisuda itu, Natri Sutanti dari Prodi Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan berhasil meraih indeks prestasi tertinggi untuk jenjang S1 yaitu 3,91.
Menurut informasi yang dirilis uny.ac.id gadis kelahiran Kulonprogo, 15 Februari 1993 tersebut karena keseriusannya belajar di UNY. Dalam perkuliahan, gadis warga Clumprit, Gerbosari, Samigaluh, Kulonprogo tersebut menetapkan target indeks prestasi pada tiap semester.
Meski begitu, untuk mencapai nilai yang nyaris sempurna itu, dirinya harus bersusah payah. Sebab dirinya harus setidaknya menempuh perjalanan 144 kilometer setiap harinya.
“ Setiap hari saya berangkat pulang-pergi dari rumah ke UNY,” katanya, “ oleh karenanya saya harus bisa membagi waktu.”
Bahkan jarak dari rumah ke kampus yang cukup jauh tidak menyurutkan Natri untuk menjadi seorang aktivis kampus. Dirinya mengikuti berbagai Himpunan Mahasiswa BK dan Unit Penelitian Fakultas.
Sementara itu, dalam wisuda yang digelar di GOR UNY itu, mahasiswi Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi Fatwa Ruhul Fithriyah menjadi lulusan termuda. Gadis yang lahir di Karanganyar, 28 Oktober 1995 tersebut berhasil menjadi lulusan termuda wisuda UNY setelah meraih gelar sarjana dalam usia 19 tahun 10 bulan.
Alumni SMAN 1 Karanganyar tersebut mengisahkan sejak usia lima tahun dirinya sudah bersekolah. Warga Cepogo, Karanglo, Tawangmangu, Karanganyar tersebut terpacu semangatnya untuk selalu menjadi yang terbaik.
“ Hal itu saya buktikan dengan selalu meraih juara pertama atau kedua sejak kelas satu hingga kelas enam,” katanya.
Adapun, wisudawan yang lulus tercepat dalam wisuda periode itu adalah Imron dari Prodi Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik. Pemuda itu berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu tiga tahun sembilan bulan. Alumni SMAN 3 Samarinda tersebut menargetkan untuk studi sebaik mungkin di UNY dengan mengambil jumlah sistem kredit semester (SKS) 24 per semesternya.
“ Saya bersyukur diberi kelancaran dalam menempuh studi,” kata Imron.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya