6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi Surat Suara (Foto: Merdeka.com)
Dream - Anggota Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu), Mochammad Afifuddin, akan berhati-hati mengecek kasus surat suara yang tercoblos di Malaysia. Bawaslu menganggap kasus ini sangat sensitif.
" Karena ini menyangkut beberapa hal yang bisa sangat sensitif karena berada di negara lain, maka kami melakukan pengecekan dengan sangat hati-hati," ucap Afif, Kamis 11 April 2019.
Bawaslu, kata Afif, ingin memastikan kebenaran surat suara yang telah dicoblos tersebut. Dia ingin melihat, apakah sama dengan yang dicetak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Selain itu, dia juga ingin mengetahui alur awal mula masalah ini muncul seperti yang pertama kali menemukan, kemudian yang merekamnya hingga melaporkan ke Panitia Pengawas Luar Negeri.
" Saya mau tahu tempat itu tempatnya siapa, suara itu apa benar surat suara yang dari KPU, jumlahnya berapa banyak," kata dia.
Afif juga meminta masyarakat tidak mengambil kesimpulan sendiri dalam menyikapi kasus ini.
" Dalam waktu yang tidak terlalu lama KPU RI dan Bawaslu RI, memutuskan akan ada tim atau personel yang akan diberangkatkan dari Jakarta untuk melihat langsung ke sana," ujar dia.
Dia juga meminta kepada masyarakat untuk menyikapi kabar surat suara sudah tercoblos sebelum waktunya di Selangor, Malaysia. " Jangan dilihat ini sesuatu yang berlebihan, biasa saja," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya