Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Stephen Hawking
Dream - Fisikawan kondang dunia, Stephen Hawking kembali menegaskan pemikirannya tentang keberadaan penciptaan alam semesta.
Menurut dia, ilmu pengetahuan telah menawarkan penjelasan yang meyakinkan tentang alam semesta sehingga keberadaan Tuhan bisa dikesampingkan. Oleh karena itu dia menyatakan sebagai seorang ateis.
Diwawancarai harian Spanyol El Mundo, Hawking sangat yakin bahwa alam semesta ini merupakan buah karya fenomena yang bisa dijabarkan secara ilmiah, bukan keajaiban Yang Maha Kuasa.
" Sebelum kita memahami ilmu pengetahuan, adalah wajar untuk percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta. Tapi sekarang ilmu pengetahuan menawarkan penjelasan yang lebih meyakinkan (tentang alam semesta)," katanya.
Saat dimintai pendapat tentang bukunya A Brief History of Time yang menjelaskan bahwa penggabungan semua ilmu pengetahuan akan membantu umat manusia 'mengetahui pikiran Tuhan'.
Hawking kemudian berkata, " Apa yang saya maksud dengan 'kita akan tahu pikiran Tuhan' adalah, kita akan tahu segala sesuatu yang Tuhan akan tahu, jika Tuhan ada. Yang sebenarnya tidak ada. Saya ini seorang ateis."
Ditambahkannya, agama-agama percaya pada keajaiban, tapi tidak dengan ilmu pengetahuan.
Hawking sebenarnya sudah mengisyaratkan tentang ketidakpercayaannya pada kekuasaan Tuhan. Dalam pidatonya tahun lalu, ia menawarkan konsep bagaimana dunia ini muncul tanpa campur tangan Tuhan.
" Apa yang Tuhan lakukan sebelum melakukan penciptaan? Apakah dia mempersiapkan neraka bagi orang-orang yang menanyakan pertanyaan seperti itu?."
(Sumber: Cnet)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya