Nenek Sebatang Kara di Jakarta Timur Sakit Stroke 9 Tahun

Reporter : Ramdania
Sabtu, 26 Desember 2015 06:02
Nenek Sebatang Kara di Jakarta Timur Sakit Stroke 9 Tahun
Terbaring kaku selama 9 tahun, Srimulyani hanya diurus seorang teman dan suaminya.

Dream - Wanita tua itu bernama Srimulyani, dia berusia 62 tahun. Hampir 9 tahun, dia hanya menghabiskan waktunya di tempat tidur. Stroke telah merenggut kemampuan nenek yang tinggal di Jakarta Timur ini untuk beraktivitas normal.

Namun, seperti dikutip dari beritajakarta, nenek ini akhirnya bisa dirawat di rumah sakit. Dia akhirnya mendapat rujukan ke RS Budi Asih setelah kondisinya diketahui pihak Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Kepala Seksi Sosial Kecamatan Makasar, Abdul Salam mengatakan, Nenek Srimulyani hidup tanpa sanak saudara. Sakit stroke berkepanjangan menjadi alasan Aminah, kawan Srimulyani, dan suaminya merawat Sri.

Namun, situasi itu berubah setelah suami Aminah meninggal. Aminah kesulitan merawat kawannya lantaran dirinya juga mengalami sakit stroke ringan.

" Kami tahu baru kemarin ada yang sakit, setelah diinformasikan oleh LMK. Suami bu Aminah sudah meninggal, sekarang dia (Aminah) juga dalam keadaan sakit. Makanya dia minta petugas LMK kelurahan untuk menginformasikan ke dinas sosial, kita tindaklanjuti," kata Abdul.

Dikatakan Abdul, sulit untuk mengetahui latar belakang kehidupan Srimulyani. Pasalnya, Srimulyani tidak bisa dimintai keterangan lantaran mengalami kesulitan berbicara.

" Ibu Srimulyani tidak bisa bicara karena stroke terlalu lama. Bu Aminah juga tidak bisa jawab karena memang sebelumnya tidak dikasih tahu sama ibu Sri," tutur Abdul.

Sebelum dirujuk ke RS Budi Asih, kesehatan nenek Sri sudah diperiksa di Puskesmas Kelurahan Halim. Namun, karena kondisinya sudah berat maka diberi rujukan ke RS Budi Asih.

Saat ini Sri tengah menjalani pemeriksaan. Apabila sudah memungkinkan Sri langsung dibawa ke panti jompo di Cipayung atau Ciracas. (Ism) 

Beri Komentar